digtara.com – Para peneliti di Johns Hopkins University School of Medicine telah mendokumentasikan reaksi dari hampir 200 penerima transplantasi organ padat terhadap inokulasi vaksin Covid-19. Vaksin Covid-19 Direkomendasikan untuk Pasien Transplantasi Organ
Temuan tersebut, menurut para peneliti, memberikan bukti bahwa vaksin Moderna dan Pfizer / BioNTech messenger RNA (mRNA) dapat dengan aman diberikan kepada populasi yang mengalami gangguan sistem kekebalan ini. Penelitian ini terbit pada di jurnal Transplantation.
Guna lebih memahami keamanan vaksin Covid-19 untuk pasien transplantasi, para peneliti mempelajari 187 penerima transplantasi yang menerima dosis awal vaksin Covid-19 buatan Moderna atau Pfizer / BioNTech antara 16 Desember 2020 dan 16 Januari 2021.
Partisipan penelitian direkrut atas undangan melalui pusat transplantasi atau lewat media sosial mereka. Berikut ini rinciannya:
Lima puluh dua persen (97 orang) adalah penerima transplantasi ginjal;19 persen (35 orang) adalah penerima transplantasi hati;14 persen (26 orang) adalah penerima transplantasi jantung;9 persen (17 orang) adalah penerima transplantasi paru-paru;3 persen (6 orang) adalah penerima transplantasi ginjal dan pankreas;dan 6 orang sisanya adalah penerima transplantasi multiorgan lainnya.Data partisipan lainnya