digtara.com – Terjadi kelangkaan 11 jenis obat yang sudah ditentukan harga eceran tertinggi (HET) oleh Kementerian Kesehatan (Kesehatan) di Kabupaten Deli Serdang. Ternyata, sales atau distributor tidak mengantar ke apotek atau toko obat.
“Kita sudah cek ke apotek atau toko obat. Ternyata masih terjadi kelangkaan di sana karena distributor atau salesnya tidak mendistribusikan ke sana (apotek atau toko obat) di wilayah hukum (wilkum) Polresta Deli Serdang,” jelas Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Firdaus, selaku Ketua Timsus Pemantauan Jual Beli Obat, kepada wartawan, Jumat (9/7/2021) siang.
Untuk tabung oksigen, sambungnya, masih berjalan normal. Tidak terjadi kelangkaan.
“Dan untuk produsen atau distributor oksigen di wilayah hukum Polresta Deli Serdang masih normal (tidak terjadi kelangkaan) dan harganya masih stabil,” ucapnya.
Sebelumnya, Kapolresta Deli Serdang Komber Pol Yemi Mandagi sudah menegaskan pembentukan tim khusus untuk memonitor harga dan ketersediaan obat dan oksigen.
Timsus itu, kata mantan Kapolres Pelabuhan Belawan ini, dipimpin Kasat Reskrim, Kompol Muhammad Firdaus. (mag-02)