digtara.com – Rumah Sakit Hermina melakukan vaksinisasi kepada tenaga kerja medis yang bekerja di rumah sakit tersebut. Nakes di RS Hermina
Wakil Direktur Medis RS Hermina, Rendra Fariadi mengatakan, kegiatan vaksin tersebut dikhususkan kepada seluruh tenaga kesehatan (Nakes) yang berjumlah lebih kurang 200 orang
“Tenaga medis kita seperti perawat, dokter umum, maupun lainnya yang bekerja di rumah sakit itu kita fasilitasi vaksinisasinya,” ujarnya kepada digtara.com, Senin (25/1/2021).
Dikatakannya, kegiatan vaksiniasi sudah dilakukan sejak tanggal 19 Januari kemarin, dan sampai saat ini masih berlangsung.
Menurutnya, saat ini sudah dilakukan sekitar 130-an tenaga medis yang sudah di vaksin.
Baca: Jenazah Pasien yang Sempat Dibawa ke Rumah Dijemput Satgas Covid-19 Rote Ndao
“Saat ini sudah kita vaksin sekitar 130-an tenaga medis,” ucapnya.
Ia mengatakan, sejauh ini tidak mengalami kendala apapun. Hanya saja, waktu terhadap dokter spesialis yang sulit untuk menentukan waktu penjadwalan untuk dilakukan vaksin.
“Kendalanya sih mungkin karena waktu dokter spesialis yang mungkin cukup padat. Tapi mereka tetap kooperatif, jadi mereka menentukan sendiri waktunya kapan bisa dilakukan vaksinisasi. Kita akan tetap memfasilitasinya,” katanya.
Ia juga mengaku, saat ini tenaga medis tidak mendapati adanya laporan serius dari efek samping setelah disuntik vaksin.
“Kalau efek samping, tidak ada sih. Hanya saja nyeri di tempat vaksin. Itu wajar,” ucapnya.
Pihak rumah sakit akan tetap berkomitmen untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, akan tetap mematuhi segala peraturan pemerintah dengan melakukan vaksinisasi terhadap tenaga medis.
Berantas Covid-19, Ratusan Nakes di RS Hermina Divaksinisasi