digtara.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi mengatakan di Medan ada 89 fasilitas kesehatan (Faskes) yang memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19.
Hal itu dikatakannya usai menghadiri vaksinasi termin kedua di gedung Dharma Wanita Petisah, Kecamatan Medan Petisah.
“Terdiri dari, 41 puskesmas, 39 rumah sakit, dan 9 klinik. Inilah yang punya user name karena memenuhi persyaratan sebagai fasilitas kesehatan yang melayani vaksinasi kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes),” jelasnya kepada wartawan di depan gedung Dharma Wanita, Jumat (29/1/2021).
Dikatakannya, sampai saat ini pihaknya belum ada menerima laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pasca vaksinasi.
“Ini menunjukkan manfaat yang kita harapkan. Sampai sekarang, tenaga kesehatan sudah divaksinasi mencakup 49,3 persen,” katanya.
Jadi tenaga kesehatan yang sudah terdaftar di KPC-PEN ada 18.141 orang di kota Medan. Sementara yang mendapat pelayanan vaksinasi sudah 8.943 nakes.
“Mudah – mudah ini dapat lebih cepat, karena kendala awalnya nakes yang menerima pemberitahuan lewat SMS yang bisa melakukan vaksinasi,” ungkapnya.
“Makanya kita mohon petunjuk kebijakan dari kementerian kesehatan apakah kita pasif menunggu. Apakah kita sudah bisa melakukan vaksinasi yang sudah terdaftar di KPC-PEN,” tambahnya.
Terakhir, langkah itu dimungkinkan sehingga pihaknya tidak pasif menunggu nakes harus mendapatkan E – tiket atau SMS pemberitahuan terlebih dahulu. Tetapi nakes yang sudah terdaftar di KPC bisa kita vaksin.
“Mudah – mudahan dengan kebijakan ini, dalam Minggu depan ini kita sudah memenuhi pelaksanaan vaksinasi kepada semua nakes yang memenuhi syarat,” tutupnya.
89 faskes