Tersedak Bisa Berakibat Fatal, Diduga Penyebab Meninggalnya Aktor Marco Panari

- Senin, 01 Februari 2021 02:53 WIB

digtara.com – Marco Panari, aktor adik Angela Gilsha, meninggal dunia pada Sabtu (30/1). Kepergian Marco Panari diduga diakibatkan tersedak yang dialaminya. Marco mengembuskan napas terakhirnya setelah dibawa ke rumah sakit.

Aktor sekaligus model berdarah Indonesia – Italia itu meninggal di usia yang sangat muda. Ia merupakan seorang aktor sekaligus model kelahiran 19 September 1997. Itu berarti Marco meninggal di 23 tahun.

“Kalau kata dokter sepertinya [penyebab kematian akibat] sedak. Selanjutnya tunggu [keterangan] kepolisian], ya,” ujar Agung, perwakilan Bentuk Management, yang menaungi Marco, mengutip InsertLive.

Sedak sendiri terjadi saat ada makanan, benda, atau cairan yang menghalangi tenggorokan. Orang dewasa umumnya tersedak karena menghirup asap atau makan-minum terlalu cepat.

Tersedak menjadi kondisi umum yang dialami masyarakat dan biasanya tak menimbulkan bahaya nyata. Namun, pada kondisi lebih lanjut, tersedak bisa berbahaya dan menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.

Seseorang yang tersedak akan mengalami batuk terus menerus hingga makanan, cairan, atau benda yang menghalangi saluran napasnya keluar dari tenggorokan.

Namun, mengutip Healthline, dalam beberapa kasus, benda, makanan, atau cairan yang tersangkut di tenggorokan dapat memotong suplai udara. Akibatnya, seseorang menjadi kesulitan bernapas.

Dalam kondisi demikian, suplai oksigen ke dalam tubuh akan berkurang, termasuk ke dalam paru-paru dan otak yang sangat sensitif saat kekurangan oksigen hingga menyebabkan kematian.

Saat tersedak, seseorang akan mengalami beberapa ketidakmampuan untuk sejumlah hal seperti berbicara dan bernapas.

Selain itu, umumnya juga akan timbul warna kebiruan pada bibir, kulit, atau kuku karena kekurangan oksigen.

Selain bisa menyebabkan kematian, sedak juga bisa berujung pada komplikasi seperti iritasi dan kerusakan pada tenggorokan.

Anda dapat melakukan pencegahan saat tersedak. Pada anak, potong makanan menjadi bagian-bagian kecil agar membuat mereka lebih mudah saat mengunyah. Selain itu, biasakan anak untuk tidak berbicara saat makan.

Bagi orang dewasa, disarankan untuk tidak berbicara atau tertawa saat makan. Sediakan selalu air minum di dekat Anda saat sedang makan.

 

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Kesehatan

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kesehatan

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kesehatan

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Kesehatan

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kesehatan

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo