digtara.com | MEDAN – Seorang bocah di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, terekam kamera video saat tengah mengamuk dan menangis meronta-ronta kepada orangtuanya.
Itu dilakukan bocah tersebut lantaran tak bisa bermain game online bergenre Battle Royal, PUBG (RED:PlayerUnknown’s Battlegrounds) saat tengah mudik ke kampung halaman orangtuanya di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu.
Sang bocah tak bisa bermain game online maupun berselancar di sosial media youtube, lantaran tak ada sinyal internet di kampungnya.
“Enggak ada jaringan… Enggak ada jaringan…,”sebut bocah dalam video tersebut.
Video berisi amuk bocah itu kemudian viral di kalangan warganet setelah diunggah oleh akun @palopo_info ke sosial media Instagram.
“Seorang bocah menangis akibat tak ada jaringan internet di kampung keluarganya. Karena sering main PUBG ini atau nonton Youtube. Begini kalau pergi di rumahnya keluarga yang tidak ada jaringan Internetnya. Kejadian di Lamasi Kab. #Luwu,” tulis si pengunggah video.
Kejadian pada video viral itu kemudian dijadikan pelajaran bagi sebagian warganet dalam mendidik anak. Menurut sebagian dari mereka, video viral itu menunjukkan salah satu efek buruk Internet terhadap anak-anak.
“Mari kita budayakan berinternet sehat. Lindungi anak-anak kita dari konten kekerasan dan konten berbahaya lainnya,”tukas akun @Nandabintang