digtara.com – Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah yang dialami Keni Maharai Tenis (17) dan Benyamin Tameon alias Arjo (20). Dua pemuda warga Dusun III, Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang. Usai jatuh dari motor, lalu dianiaya hingga babak belur.
Keni dan Arjo mengaku dianiaya dengan balok oleh Noldi Kase (34), warga Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupate Kupang.
Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Senin (28/6/2021) petang sekitar pukul 17.50 wita di Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang.
Mereka sudah mengadukan kasus ini melalui laporan polisi nomor LP/B/22/VI / 2021/Sek Amarasi tanggal 28 Juni 2021.
Menurut pengakuan korban, awalnya pada Senin (28/6/2021), mereka berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha jupiter MX. Motor dikemudikan Arjo selaku pemilik.
Mereka bergerak dari kampung Ekam menuju SMAN I Amarasi, Desa Kotabes. Namun ketika melintas di Desa Kotabes, kedua korban mengalami kecelakaan tunggal. Sesaat setelah terjatuh, keduanya justru didatangi Noldi Kase dan langsung memukul mereka dengan kayu balok.
Akibatnya, kedua korban mengalami luka-luka. Korban Benyamin sempat dirawat di RSUD Naibonat Kabupaten Kupang. Sedangkan Korban Keni masih dirawat di Puskesmas Oekabiti, Kabupaten Kupang.
Kedua korban mengaku tidak mengetahui alasan terlapor menganiaya mereka.
Usai membuat laporan polisi, keduanya menjalani visum dan diperiksa penyidik Polsek Amarasi.
“Pelaku sudah diamankan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Paur Humas Polres Kupang, Aiptu Lalu Randy Hidayat, Selasa (29/6/2021) di Mapolres Kupang.
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe
Usai Jatuh dari Motor