digtara.com – Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara masih mendalami kasus perampokan bersenjata di dua toko emas di Pasar Simpang Limun Medan. Selain memeriksa saksi, polisi juga tengah melakukan uji balistik peluru yang dibawa pelaku.
“Ada beberapa saksi yang sudah kami mintai keterangan, untuk selongsong peluru yang ditemukan di tempat kejadian, pihak Polda Sumut masih melakukan uji balistik dan hasilnya nanti akan disampaikan,” jelas Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Hadi Wahyudi kepada wartawan, Jumat (27/8/2021).
Hadi tidak menjelaskan berapa saksi yang sudah dimintai keterangan. Namun yang pasti, tim dari Polda Sumut baik Jatanras Polda Sumut, dan Polrestabes Medan masih terus bekerja di lapangan.
“Kemarin juga Dirkrimum dan Kapolrestabes Medan datang untuk memimpin penyelidikan perampokan. Semoga secepatnya bisa terungkap,” ucapnya.
Untuk total kerugian yang dialami korban, pihak Polda belum bisa memberikan penjelasan karena masih dalam penyelidikan.
“Totalnya belum, nanti hasil dari pengembangan penyelidikan oleh tim di lapangan,” jelasnya.
Hadi meminta dukungan masyarakat agar kasus perampokan yang terjadi kemarin dapat dengan cepat selesai dan pelaku segera ditangkap.
“Kami juga memohon dukungan, karena sekecil apapun informasi tetap kami terima untuk bisa mengungkap peristiwa yang kemarin terjadi,” tuturnya. (mag-03)