Diduga Curi Anjing dengan Cara Diracun, Warga Kupang Babak Belur Dihajar Massa

Imanuel Lodja - Rabu, 15 September 2021 07:15 WIB

digtara.com – Boby Nalle alias Botol (34), warga Kota Kupang babak belur dianiaya warga, Rabu (15/9/2021). Ia diamankan karena ditudu curi ternak anjing milik warga dengan cara diracun.

Ada tiga ekor anjing peliharaan warga di Jalan Swakarya, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang yang mati diracun ‘potas’ pelaku karena hendak dicuri.

Botol diketahui sudah beberapa kali melakukan aksinya di sekitar Kota Kupang yakni mencuri anjing milik warga dengan cara diracun.

Baca: Pembangunan 97 Rumah untuk Korban Badai Seroja di Kupang Dimulai

Botol kembali beraksi pada Rabu (15/9/2021) subuh sekitar pukul 03.00 wita.

Kali ini Botol beraksi di Jalan Swakarya I,  Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Salah satu korban adalah Shanny Valentin Koamesah (32), seorang pengacara yang juga warga Jalan Swakarya 1, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Baca: Disebut Meninggal Kecelakaan di Sidoarjo, Ternyata Sehat-sehat di Kupang

Shanny mendapat informasi dari tetangganya, Epafraditus Sampada (24) dan Nimrot Foe (25) bahwa ada anjing yang mati di depan rumahnya.

Kemudian Shanny keluar untuk memastikan kira-kira anjing milik siapa yang mati di depan rumahnya.

Ternyata anjing tersebut milik tetangganya.

Di saat Shanny hendak memberitahukan ke tetangga selaku pemilik anjing, ia kaget karena anjing milik Shanny pun mati akibat racun.

Anjing milik Shanny ditemukan di depan rumahnya. Total ada 3 ekor anjing mati secara bersamaan di depan rumah Shanny.

Atas kejadian tersebut, Shanny melaporkan ke Polsek Oebobo guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Namun warga rupanya mengetahui kalau Boby Nalle alias Botol lah yang meracuni anjing tersebut sehingga menghajarnya dan mengamankan.

Baca: Perahu Mati Mesin di Tengah Laut, 4 Orang Nelayan asal Kupang Nyaris Tenggelam

Botol kemudian diserahkan ke pihak polsek Oebobo untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Oebobo AKP Magdalena G Mere, SH yang dikonfirmasi Rabu (15/9/2021) mengakui kalau pelaku sudah diamankan di Polsek Oebobo.

“Benar, yang diduga pelaku sudah diamankan. Kita masih periksa saksi-saksi,” ujar Kapolsek Oebobo.

https://www.youtube.com/watch?v=PItJVkMDe88

Diduga Curi Anjing dengan Cara Diracun, Warga Kupang Babak Belur Dihajar Massa

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:
NTT

Berita Terkait

Kriminal

Rapim 2026, Kapolda NTT Tekankan Soliditas, Integritas dan Pelayanan Presisi

Kriminal

Seluruh Kapolres di Polda NTT Jalani Tes Urine

Kriminal

Polres TTU Bagi Takjil Kepada Warga dan Organisasi Mahasiswa

Kriminal

Polda NTT Serahkan Tersangka TPPO Ke Kejaksaan Negeri TTS, Tersangka Dititipkan ke Rutan Kelas IIB Soe

Kriminal

Pekerja Migran Asal NTT di Luar Negeri Capai Ribuan Orang

Kriminal

Periksa 19 Saksi dan Tiga Saksi Ahli, Polda NTT Segera Tuntaskan Kasus Kematian Lucky Sanu dan Delfi Foes