Keroyok Warga Nagekeo, Tiga Warga Asal Bajawa-Ngada Diamankan Polisi

Imanuel Lodja - Selasa, 28 Mei 2024 14:02 WIB
istimewa
Keroyok Warga Nagekeo, Tiga Warga Asal Bajawa-Ngada Diamankan Polisi

digtara.com - Fahri Saleh (20), warga Boatiba, Kelurahan Mbay I, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTTdikeroyok sejumlah orang pada Minggu (26/5/2024).

Ia pun melaporkan ke Polres Nagekeo dengan laporan polisi nomor LP/B/55/V/2024/SPKT/Polres Nagekeo/Polda NTT, tanggal 26 Mei 2024.

Korban mengaku dikeroyok sekitar pukul 02.00 wita di depan tempat jualan sayur milik Iza di Alorongga, Kelurahan Mbay 1, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Korban mengaku kalau ia dan rekannya, Izal Ahmad dan Hasbula, warga Boaras, Kelurahan Mbay I, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo pulang bekerja dari penggalian lubang kakus di Kajulaki, Kelurahan Mbay 1, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Dalam perjalanan pulang, korban bersama rekannya menemui Armin Goru (25), warga Naru, Desa Naru, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada yang berdiri sendiri di perumahan warga.

Korban pun bertanya kepada Armin karena ia duduk seorang diri saat sudah subuh. Ia juga menanyakan asal Armin dan mengingatkan agar tidak duduk malam-malam karena sejumlah warga di sekitar lokasi tersebut biasanya berbuat nakal.

Armin mengaku kalau ia sedang menunggu temannya dan mengaku berasal dari Bajawa, Kabupaten Ngada.

Korban menghampiri Armin yang menjawab dengan nada menantang sambil mendorong Armin sehingga terjadi perkelahian.

Tiba-tiba datang seorang warga yang mendengar keributan itu dan mendamaikan korban dengan Armin.

Saat korban dan dua rekannya hendak pulang ke rumah, Armin memanggil rekannya yang lain Elwianus Susu (21) dan Yohanes Frederikus Dhone Susu (18) dengan menggunakan bahasa daerah Bajawa.

Selang beberapa saat, Armin dan Elwianus berlari menuju korban sehingga terjadi perkelahian.

Lalu Yohanes pun berlari mendekati korban sambil memegang sebuah parang kemudian pada saat Yohanes berada di bagian belakang korban langsung mengayunkan parang mengenai belakang telinga sebelah kanan dari korban sehingga korban terjatuh.

Setelah korban terjatuh, ketiga pelaku menginjak korban yang sementara terjatuh di tanah.

Pada saat korban ingin bangun, Yohanes 3 kembali mengayunkan parangnya namun korban menahan menggunakan tangan kanan sehingga mengenai jari manis korban.

Korban pun bangun dan berlari mengambil sebuah batu.

Sementara itu para pelaku langsung berlari menuju mobil dan pulang menuju ke arah Bajawa.


Korban pun mendatangi SPKT Polres Nagekeo untuk melaporkan kejadian tersebut guna di proses secara hukum yang berlaku.

Kapolres Nagekeo, AKBP Andrey Valentino melalui Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Dominggus Duran mengaku kalau pasca menerima laporan kasus pengeroyokan ini, pihaknya langsung menerjunkan anggota Buser mencari para pelaku.

Senin (27/5/2024), tim Buser pun mengamankan tiga pelaku pengeroyokan ini.

"Kita amankan tiga pelaku pengeroyokan berdasarkan laporan polisi dari korban," tandasnya saat dikonfirmasi Selasa (28/5/2024).

Ketiga pelaku masing-masing Armin Goru (25), Elwianus Susu (21) dan Yohanes Frederikus Dhone Susu (18), yang merupakan warga Naru, Desa Naru, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.

"Ketiga pelaku sudah kita amankan di Polres Nagekeo sambil menunggu proses hukum lebih lanjut," ujarnya.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Kriminal

Guru Honorer Pelaku Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik di Kota Kupang Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT

Kriminal

Potong Pohon Lontar, Petani di Lembata-NTT Malah Tewas Tertimpa Pohon Kelapa

Kriminal

ODGJ di Alak-Kupang Ancam Warga dan Pukul Ayah Kandung

Kriminal

Kabupaten Manggarai Kembali Diguncang Gempa, Masyarakat Diminta Tetap Siaga

Kriminal

Fasilitasi Keberangkatan Dua WNA ke Rote Ndao, Satu WNI Jadi Tersangka dan Ditahan

Kriminal

Lapas dan Rutan di NTT Digeledah, Penghuni Jalani Tes Urine