digtara.com -TTK alias Theresia (65), perempuan lanjut usia (lansia) di Adonara, Kabupaten Flores Timur mendapat perlakuan kasar pada Senin (20/4/2026) petang.
Pensiunan guru sekolah dasar ini juga mendapat percobaan pembunuhan di Desa Bedalewun, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten
Flores Timur.
Kejadian berawal pada Senin, 20 April 2026. Korban melakukan ziarah makam di pekuburan umum Kampung Leworere.
Usai melakukan ziarah, korban Theresia istrahat di rumah kakak kandungnya KM.
Baca Juga: Curi Perhiasan Emas Kerabat Untuk Miras, Pemuda di Kupang Dibekuk Tim Resmob Polresta Kupang Kota Tak lama kemudian terduga pelaku R membawa parang dan F membawa sebuah batang kayu langsung mendatangi korban Theresia, dan melontarkan kalimat cacian.
Terduga pelaku F menyerang Theresia dengan balok namun sempat ditangkis suaminya KG dengan kursi.
Kemudian disusul pelaku R yang mengayunkan parang ke arah korban, namun ditarik oleh A sehingga tidak mengenai korban.
Setelah itu warga masyarakat berhamburan keluar untuk melerai sehingga kedua pelaku kembali ke rumahnya yang tak jauh dari kejadian perkara awal.
Mereka kemudian kembali mencoba melakukan penyerangan dengan motif yang sama, namun berhasil dilerai kakak dari korban yang baru pulang dari kebun.
Theresia sudah membuat laporan polisi di Polsek Adonara Timur.
Baca Juga: Dibantu Istri Yang Kerja di SPBU, Guru di Sumba Barat Daya Timbun BBM di Rumah Tanpa Izin Resmi Terungkap kedua terduga pelaku merupakan kakak - beradik.
R bekerja sebagai operator sekolah dasar. Sementara adiknya F belum memiliki pekerjaan tetap.
Korban juga ternyata masih kerabat dekat terduga pelaku.
Motif sementara diduga F dan R tersinggung dan merasa sakit hati dengan korban.
Diketahui kasus dugaan percobaan pembunuhan ini, telah diterima pihak Kepolisian Sektor Adonara Timur.
Korban mengalami trauma dan mengeluhkan ada luka di tangan kanan serta sekujur badannya terasa sakit.
Baca Juga: Curi Perhiasan Emas Kerabat Untuk Miras, Pemuda di Kupang Dibekuk Tim Resmob Polresta Kupang Kota