digtara.com -Jhony V. Lelanangul (30), seorang petani di Kabupaten Alor, NTT mengalami luka serius pada wajahnya akibat dibacok dengan parang.
Warga Kampung Baru, RT 005/RW 003, Kelurahan Nusa Kenari, Kecamatan Teluk Mutiara,
Kabupaten Alor ini dianiaya oleh dua orang pria yang mengendarai sepeda motor.
Penganiayaan berat ini dialami korban di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kampung Baru, Desa Lendola, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor pada Jumat (16/10/2026) subuh sekitar pukul 01.00 Wita.
Belakangan aparat keamanan Satreskrim Polres Alor berhasil mengidentifikasi pelaku masing-masing GAM alias Ibe dan ODS alias Bama.
Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari melalui Kasat Reskrim Polres Alor, AKP Amru Ichsan membenarkan kejadian ini.
Diakui kalau kasus ini sudah dilaporkan korban dengan laporan polisi nomor LP/B/408/X/2026/SPKT/Polres Alor/Polda Nusa Tenggara Timur, tanggal 16 Oktober 2026.
Pada Jumat pagi, Kasat Reskrim Polres Alor bersama anggota Reskrim mencari terduga pelaku dan barang bukti yang digunakan terduga pelaku untuk menganiaya korban.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi didapatkan keterangan bahwa terduga pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap korban sebanyak dua orang dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam," ujar Kasat pada Jumat siang.
Terduga pelaku menganiaya korban dengan cara pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor.
Baca Juga: Respon Keluhan Warga Soal Dugaan Peredaran Oli Palsu, Polda NTT Ambil Sampel Oli di Bengkel Maranu Motor-Kupang "Kemudian (terduga pelaku) yang di bagian belakang melakukan penganiayaan dengan cara terduga pelaku mengayunkan parang ke arah wajah korban sehingga wajah korban mengalami luka robek," urai Kasat.
Kasat dan tim mencari terduga pelaku GAM alias Ibe. "Pada saat didatangi di rumahnya di Air Kenari, terduga pelaku berhasil melarikan diri," tambah Kasat.
Polisi kemudian mengamankan jaket warna hitam milik terduga pelaku.
Polisi pun mengamankan sebilah parang yang terdapat bercak darah di dalam gudang rumah terduga pelaku.
Pelaku juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam.
Pihak kepolisian kemudian mencari terduga pelaku ODS alias Bama, namun terduga pelaku tidak ditemukan.
Kasat dan anggota kemudian melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Air Kenari dan keluarga kedua terduga pelaku.
Polisi masih mencari terduga pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Korban pun masih menjalani perawatan medis. Sementara penyidik masih meminta keterangan dari beberapa orang saksi.