digtara.com – Seorang pemuda bermarga Simbolon berinisial RS (25) ditemukan tewas gantung diri di dalam sebuah rumah kosong di Jalan Toba I, Kota Pematang siantar, Sumatera Utara, Jumat (29/1/21).
Informasi diperoleh, Sabtu (30/1/21) pagi, pemuda yang berdomisili di Jalan Laguboti Pematangsiantar, itu ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri dengan menggunakan seutas tali.
Korban diketahui tewas gantung diri oleh kakak kandungnya yakni TS. Ia menjerit histeris setelah tahu adiknya tergantung tak bernyawa. Mendengar jeritan itu, spontan warga yang nongkrong di salah satu cafe sekitar lokasi langsung mendatangi rumah kosong itu.
Kejadian itu langung dilaporkan warga kepada pihak Polsek setempat. Tak lama, personil Polsek dan Tim Inafis turun ke lokasi. Hanya saja, sang kakak tidak bersedia menyerahkan jenazah adiknya untuk diautopsi.
Jenazah pemuda tersebut langsung dibawa pulang ke rumah duka. Dalam surat pernyataannya, pihak keluarga iklas menerima kematian Riyandi. Riyandi yang tewas gantung diri memiliki penyakit gangguan jiwa akibat sering menghisap lem.
Informasi lainnya, sebelum tinggal di Jalan Laguboti, korban bersama keluarganya pernah tinggal di rumah kosong tersebut. Menurut keluarga, korban memang mengalami gangguan jiwa dan masih sering datang ke rumah kontrakan yang kosong tersebut.
Hal ini dibenarkan oleh Lie, warga yang pernah menjadi tetangga keluarga korban di Jalan Toba I.
“Sudah hampir setahun mereka pindah dari sini, tapi dia masih sering datang kemari. Pertama pindah dari sini ke Jalan Marimbun, lalu pindah lagi ke Jalan Laguboti, itulah yang mereka tempati sekarang,†tutur pria paruh baya itu. (mistar)
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
siantar gantung diri