digtara.com - Hari ini, Senin (26-01-2026) merupakan hari ke-16 pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi tahun 1447 H/2026 M. Di hari ke-16 Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan kembali meninjau langsung pelaksanaan Diklat di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta untuk memastikan kesiapan para petugas haji 2026.Kedatangan Menhaj Mochamad Irfan Yusuf didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Sekjen Kemenhaj) disambut oleh para peserta Diklat PPIH Arab Saudi yang akan bertugas di daerah kerja (daker) Madinah.
"Saya harus memastikan bahwa mereka benar-benar siap dan memiliki semangat yang tinggi, karena mereka adalah ujung tombak Kementerian Haji dan Umrah di Arab Saudi," ucap Menhaj Mochamad Irfan Yusuf disela kunjungan.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Irfan, petugas haji yang telah mengikuti Diklat PPIH Arab Saudi sejak 10 Januari 2026 lalu memiliki semangat melayani jemaah haji yang tinggi dan ia juga menyaksikan para petugas haji mendengarkan materi yang disampaikan pemateri dengan seksama.
"Saya juga telah melihat pembagian pola kerja serta pengaturan konsumsi, semuanya sudah dipersiapkan. Insya Allah, dengan persiapan yang lebih matang seperti sekarang ini, kita akan memperoleh hasil yang lebih baik," harap Gus Irfan.
Baca Juga: Puncak Armuzna 2026 Agar Berjalan Efektif dan Maksimal, Petugas yang Sudah Berhaji Langsung Diberangkatkan ke Mina Gus Irfan menjelaskan, petugas haji yang sudah terbagi menjadi 3 daker yaitu daker Bandara, Madinah dan Mekah akan menjadi perpanjangan tangan negara dan pemerintah dalam melayani 221 ribu jemaah haji Indonesia. "Insya Allah, seluruh wilayah telah tertata. Mudah-mudahan persiapan yang cukup panjang ini dapat menghasilkan capaian yang lebih baik," jelasnya.
Gus Irfan menegaskan keberhasilan petugas haji sangat berpengaruh langsung terhadap keberhasilan Kemenhaj itu sendiri dan hal ini sejalan dengan keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Para petugas ini adalah ujung tombak Kementerian Haji dan Umrah. Keberhasilan mereka akan sangat berpengaruh langsung terhadap keberhasilan Kementerian itu sendiri. Keberhasilan Kementerian tentu juga berdampak pada keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo secara keseluruhan, karena Kementerian Haji merupakan bagian dari pemerintahan beliau. Oleh karena itu, kita pastikan semua berjalan dengan sebaik-baiknya," tandas Menhaj. (San).