digtara.com -Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus pertemuan dengan Deputy GS Manager PT Djarum RSO Jakarta, M. Andi, di Medan.
Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan kantor dan gudang PT Djarum di Kota Padangsidimpuan sebagai bagian dari penguatan investasi daerah.
Baca Juga: Eksekusi Rumah Dr Badjora di Padangsidimpuan Tetap Berjalan Meski Diwarnai Aksi Protes
Dalam pertemuan itu, M. Andi menyambut baik kehadiran Wali Kota dan mengapresiasi langkah pro aktif Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam membuka peluang investasi.
Ia menyebut, upaya ini menjadi capaian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga: Kecelakaan Padangsidimpuan Hari Ini, Pengendara Betor Tewas Tabrakan dengan Bus ALS
Menurut Andi, operasional PT Djarum di Padangsidimpuan sejatinya telah berjalan sejak tahun 1990-an dengan memanfaatkan kantor sewa.
Seiring perkembangan kota yang semakin pesat sebagai pusat perdagangan dan jasa di kawasan Tapanuli bagian selatan, manajemen perusahaan memutuskan untuk melakukan investasi pembangunan kantor dan gudang yang lebih representatif pada tahun 2026.
Baca Juga: Dana Hibah Pilkada Sidimpuan Rp.10,5 Miliar di Adukan ke Mabes Polri "Setelah melalui kajian dan dengan tetap mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku, PT Djarum berencana membangun kantor dan gudang di Jalan Sisingamangaraja, Lingkungan VIII, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, dengan luas lahan sekitar 13.060 meter persegi dan luas bangunan sekitar 2.833 meter persegi," jelas Andi.
Ia menambahkan, saat ini proses perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) tengah berlangsung dengan target penyelesaian pada Maret hingga April 2026. Sementara itu, konstruksi direncanakan dimulai pada Agustus 2026 dan ditargetkan rampung pada Juli 2027. Andi juga mengapresiasi kemudahan serta efisiensi layanan perizinan dari Pemerintah Kota Padangsidimpuan yang dinilai sangat mendukung kelancaran investasi.
Baca Juga: Tak Hanya Gizi, Dapur MBG di Padangsidimpuan Tebar Paket Sembako Jelang Lebaran
Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe menegaskan bahwa masuknya investasi ke daerah memberikan dampak besar bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Investasi memberikan efek berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah hingga terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat. Ini menjadi salah satu kunci dalam mendorong kemandirian fiskal daerah dan mempercepat pembangunan," ujar Wali Kota.
Baca Juga: Pemerintah Provinsi Sumatra Utara dan Telkom Jalin Kontrak Penyediaan WiFi Ruang Publik di 8 Lokasi, Dukung Percepatan Digitalisasi Layanan Publik
Dr. Letnan menjelaskan, kehadiran investor seperti PT Djarum akan meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi, sekaligus memperkuat struktur ekonomi lokal. Selain itu, pembangunan kantor dan gudang juga berpotensi menyerap tenaga kerja lokal, mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan keterampilan sumber daya manusia melalui transfer pengetahuan dan teknologi.
Tak hanya itu, aktivitas investasi juga akan mendorong tumbuhnya ekonomi di sekitar lokasi, seperti usaha kecil, jasa, dan perdagangan, sehingga meningkatkan daya beli masyarakat. Pembangunan infrastruktur pendukung serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga diharapkan turut memberikan manfaat langsung bagi warga.
Baca Juga: Heboh! Roti MBG di Sidimpuan Jamuran. Pihak Sekolah Tarik Kembali Dari Tangan Siswa "Pemerintah Kota Padangsidimpuan berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan dan dukungan kebijakan. Harapannya, semakin banyak investor yang masuk dan bersama-sama membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat," tutupnya.