Menaker Yassierli: PKB Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Arie - Kamis, 20 Agustus 2026 13:10 WIB
ist
Menaker Yassierli: PKB Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

digtara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tidak sekadar menjadi kesepakatan antara manajemen dan pekerja.

Menurut Yassierli, PKB dapat menjadi pijakan penting untuk membangun hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan produktivitas perusahaan, serta menyiapkan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perubahan dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Yassierli saat menghadiri penandatanganan PKB Bank Rakyat Indonesia (BRI) periode 2026-2028 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Yassierli mengatakan hubungan industrial yang baik membutuhkan sinergi antara manajemen dan serikat pekerja. Melalui PKB, kedua pihak dapat menyepakati berbagai ketentuan yang memperhatikan kepentingan pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan dan produktivitas perusahaan.

"Semoga PKB ini tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi terus dikembangkan untuk memperkuat hubungan industrial," ujar Yassierli.

PKB Perlu Mendukung Peningkatan Kualitas SDMMenurut Yassierli, penguatan hubungan industrial sejalan dengan fokus Kementerian Ketenagakerjaan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi dan Kemandirian Ekonomi Indonesia

Perubahan dunia kerja yang berlangsung semakin cepat membuat hubungan industrial perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas SDM.

Ia menilai kemampuan Indonesia dalam menghadapi perubahan tersebut antara lain ditentukan oleh peningkatan Human Capital Index atau Indeks Modal Manusia, keterampilan digital, serta indeks inovasi nasional.

Karena itu, perusahaan dinilai memiliki peran penting dalam memastikan pengembangan SDM berjalan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

BRI Dinilai Memiliki Peran StrategisDalam konteks tersebut, Yassierli menilai BRI memiliki posisi strategis karena tidak hanya berperan sebagai korporasi, tetapi juga menjadi bagian dari bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang membawa kepentingan ekonomi nasional.

"BRI harus memiliki penglihatan secara nasional dan tak bisa hanya melihat dirinya sebagai korporasi biasa, melainkan sebagai bagian dari Bank Himbara yang membawa nama Indonesia," kata Yassierli.

Ia berharap PKB BRI periode 2026-2028 dapat menjadi pijakan untuk mengembangkan berbagai inovasi di bidang ketenagakerjaan.

Inovasi tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara perusahaan dan pekerja sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM.

PKB Jadi Landasan Hubungan Manajemen dan PekerjaDirektur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan PKB merupakan salah satu fondasi penting dalam hubungan antara perusahaan dan pekerja.

Menurutnya, PKB menghasilkan kesepakatan yang mencerminkan kepentingan bersama antara manajemen dan pekerja.

Baca Juga: Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja


"Kami berharap PKB Periode 2026-2028 ini dapat menjadi landasan yang kian kokoh bagi hubungan manajemen dan pekerja, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas, engagement, dan kinerja perusahaan," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Pekerja BRI (SPBRI) Satrio Arief Pambudi menilai PKB harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan perusahaan.

"Saya berharap penandatanganan PKB ini menjadi awal hubungan industrial semakin baik, semakin terbuka dan semakin konstruktif antara SP dengan perusahaan," katanya.

Dengan demikian, Perjanjian Kerja Bersama diharapkan tidak hanya menjadi dokumen kesepakatan antara perusahaan dan pekerja, tetapi juga menjadi instrumen untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat kualitas SDM.


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi dan Kemandirian Ekonomi Indonesia

Nasional

Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja

Nasional

Kemnaker Perkuat Pelatihan Kerja Penyandang Disabilitas, 50 Perusahaan Siap Buka Kesempatan Kerja

Nasional

Kemnaker Perkuat Ekosistem K3 untuk Tingkatkan Perlindungan Pekerja

Nasional

Menaker: Penyandang Disabilitas Harus Mendapat Kesempatan Kerja yang Setara

Nasional

Wamenaker: PVN Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Dunia Usaha dan Industri