digtara.com | JAKARTA – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatra Utara mengatakan, empat warga yang diobservasi dinyatakan negatif dari virus corona.
Namun, keempat warga tersebut masuk dalam kategori orang dalam pemantauan.
“Jadi sampai saat ini, jumlah warga yang kami lakukan observasi ada empat orang. Tiga orang sebelumnya kami lakukan di rumah dan satu orang lagi masih berada di rumah sakit,” ujar Direktur RSUD Tarutung Jandri Nababan.
Menurut Jandri, seluruh warga yang diobservasi tersebut kondisinya dalam keadaan sangat baik. “Kalau untuk mengarah ke corona, sudah kami pastikan negatif dan mereka kami kategorikan orang dalam pemantauan,” ujar Jandri.
Satu warga yang baru diobservasi memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri. Warga tersebut memiliki gejala mirip pneumonia.
“Tapi kondisinya stabil dan kami rawat sebagai pasien infeksi biasa. Namun tetap kami awasi,” kata Jandri.
Sebelumnya, seorang wanita yang tinggal bersama ibu dan satu saudaranya di Tarutung, Tapanuli Utara, sempat dikabarkan menjadi suspect virus corona. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, hasilnya negatif.
Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengatakan, setelah mendapat informasi soal adanya satu warga yang diduga suspect virus corona, dia langsung memerintahkan Dinas Kesehatan bersama tim medis dari RSUD Tarutung untuk mengecek dan melakukan pemeriksaan.
“Sudah kita cek, hasilnya negatif,” kata Nikson. Nikson menyampaikan, RSUD Tarutung sebagai salah satu rumah sakit rujukan telah siap menangani pasien dengan gejala virus corona.
Nikson mengimbau kepada Dinas Kesehatan dan pihak Bandara Silangit untuk melakukan pengawasan ketat kepada setiap warga yang masuk dan keluar dari Bandara Internasional tersebut.
“Untuk antisipasi kami terus lakukan, dari sosialisasi selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat. Juga memeriksa setiap wisatawan yang masuk dan keluar dari Bandara Silangit,” ujar Nikson. (kompas)