digtara.com – Entah setan apa yang merasuki NA (30). Ibu rumah tangga (IRT) asal Kota Binjai, Sumatera Utara itu sampai harus mengakhiri hidup dengan cara gantung diri pada Rabu (14/4/2021) lalu. Diduga, ia mengakhiri hidup gegara suaminya menolak bercinta.
Saat ditemukan, korban tergantung di pintu kamar rumahnya di Desa Pujud, Rokan Hilir, Riau. Peristiwa tersebut sempat membuat warga desa geger.
Kepolisian pun turun tangan mengevakuasi korban sekaligus menyelidiki kasus tersebut. Namun tidak ada tanda kekerasan dan dinyatakan korban meninggal karena bunuh diri.
Dari hasil penelusuran polisi, ada dugaan wanita tersebut nekat mengakhiri hidup lantaran masalah sepele. Korban kecewa karena suaminya berinisial KA, menolak ajakannya bercinta alias berhubungan intim.
“Dugaan awal korban meninggal dunia lantaran kecewa ajakannya untuk berhubungan intim ditolak suaminya,” kata Kapolres Rokan Hilir (Rohil) AKBP Nurhadi Ismanto melansir batamnews, Jumat (16/4/2021) petang.
Informasinya, saat itu sekitar pukul 00.30 WIB, Novi tiba-tiba membangunkan suaminya dan mengajak berhubungan intim. Namun ajakan itu ditolak KA dengan alasan ngantuk berat.
“Suaminya bilang besok malam saja. Kemudian bangun dan pindah ke kamar lain,” ucap Nurhadi.
NA terus membujuk, bahkan sampai menarik baju suaminya. Namun, lagi-lagi laki-laki itu menolak dan melanjutkan tidurnya.
Keesokan harinya, sekitar pukul 10.00 Wib, KA kaget melihat kondisi istrinya yang sudah gantung diri di pintu kamar. Dia sudah tak bernyawa.
KA langsung teriak dan meminta bantuan warga. Jasad NA lantas dibawa ke Puskesmas untuk pemeriksaan.
Hasil pemeriksaan tidak ditemukan ada luka-luka atau tanda kekerasan di tubuh Novi. Jasad IRT tersbeut kemudian dibawa ke Binjai, Sumatera Utara, untuk dimakamkan di kampung halaman.