Pemprov Terus Dorong Peningkatan KLA di Sumut

- Jumat, 23 April 2021 09:13 WIB

digtara.com – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya meneguhkan diri sebagai Provinsi Layak Anak, setelah berhasil meraih penghargaan sebagai Provinsi Penggerak Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2019. Pemprov Terus Dorong Peningkatan KLA di Sumut

Antara lain dengan mendorong seluruh kabupaten/kota menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut terus bergerak melakukan penguatan jejaring antar lembaga penyedia layanan, dan peningkatan kualitas hidup anak Kewenangan Provinsi dan Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam bentuk monitoring hasil evaluasi KLA di Provinsi Sumut Tahun 2021.

Acara monitoring dan evaluasi tersebut dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut Nawal Lubis, di Hotel Grandhika Setiabudi, Jalan Dr Mansyur Medan, Kamis (22/4/2021).

Acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh perwakilan DInas PPPA dari Kabupaten/Kota se-Sumut.

“Hari ini kita berkumpul dari berbagai pihak yang peduli dan intens kepada layanan terbaik buat anak, para pelaku kebijakan bertemu untuk membahas dan mengupas tuntas segala permasalahan yang ada, demi terlindunginya sang pemilik usia emas untuk menjamin kualitas hidup sesuai yang diharapkan,” ujar Nawal.

Nawal mengatakan program KLA merupakan satu langkah strategis dalam menyediakan ruang bagi anak untuk menikmati dan menjalani fase kehidupanya.

Untuk itu, pemerintah daerah harus mampu memastikan secara analisa database, sudah sejauh mana tingkat penyediaan layanan pada anak di tingkat rumah tangga.

Kegiatan monitoring ini, lanjut Nawal, dapat dijadikan alat ukur untuk mengetahui tingkat kelemahan dan kekuatan satu program.

“Segala daya upaya yang dilakukan harus mencapai tahap maksimal, agar bisa melewati proses verifikasi administrasi oleh tim independen,” tambahnya.

Kepala Dinas PPPA Sumut, Nurlela mengatakan acara tersebut juga merupakan pelatihan agar bagaimana kinerja substansi di kabupaten/kota bisa melampaui indikator pencapaian skor, dan juga untuk mengetahui bagaimana komitmen dari tiap tiap kepala daerah untuk mewujudkan KLA.

“Hari ini kita melakukan pelatihan yang dihadiri seluruh kabupaten/kota, yang sudah atau pun belum mencapai skor indikator menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak, dimana saat ini sudah ada 23 kabupaten/kota di Sumut yang sudah mencapai skor 500 untuk meraih KLA,” ujarnya.

Untuk mencapai skor tersebut, menurut Nurlela, yang menjadi kendala adalah Sumber Daya Manusia (SDM), dimana acap kali dilakukan pergantian personel yang sudah ikut pelatihan dan mengetahui substansi apa saja yang dibutuhkan kabupaten/kota tersebut menuju KLA, dan tidak mempersiapkan penerus penggantinya dengan baik.

“Yang sudah dilatih dipindahkan ke dinas lainya, sehingga tidak ada warisan yang meneruskan, padahal kita buat pelatihan bukan sekedar seremonial, hasil dari pelatihan ini juga kita sampaikan kepada masing-masing kepala daerah,” tambahnya.

[ya]  Pemprov Terus Dorong Peningkatan KLA di Sumut

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.


Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Nusantara

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Nusantara

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Nusantara

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Nusantara

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Nusantara

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo