digtara.com – Sedikitnya, tujuh akun media sosial sedang diusut oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Tujuh Akun Medsos Nyinyirin
Akun-akun tersebut diduga membuat komentar negatif terkait gugurnya prajurit TNI yang tenggelam dalam kapal selam KRI Nanggala 402 di Perairan Bali.
Tujuh akun tersebut memberikan komentar tak pantas terhadap kru TNI yang gugur maupun keluarganya.
Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa ada tujuh laporan yang diterima polisi terkait berita negatif soal tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402.
“Setelah dilakukan pendalaman, dua akun tersebut anonymous yang ditindaklanjuti dengan pengajuan pemblokiran kepada Kemenkominfo. Lima sisanya dilakukan pengusutan,†kata Slamet dikutip dari viva.co.id, Senin (26/4/2021).
Baca: Komentar Tak Senonoh ke Istri ABK KRI Nanggala 402, Pria Ini Diperiksa Polisi
Akun ketiga yang diusut, lanjut Slamet, adalah akun Facebook bernama Fajarnnzz.
Diketahui, pemilik akun ini merupakan anggota polisi bernama Fajar Indriawan. Kini, Bareskrim berkoordinasi dengan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Rencana penyidik akan koordinasi dengan Paminal Mabes bersama-sama menuju Polda DIY untuk mengambil tersangka, karena tersangka adalah anggota Polri dari kesatuan Polsek Kalasan Polres Sleman Polda DIY,†ujarnya.
Kemudian, kata Slamet, akun Facebook bermama Ahmad Khoizinudin juga lagi dilakukan pendalaman oleh Subdit 2 Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri. Lalu, akun yang diusut adalah WhatsApp 62819912xxxxx.
Selanjutnya, Slamet mengatakan akun Facebook bernama Imam Kurniawan ditangani Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara. Kini, Imam sudah ditangkap karena menulis komentar tak senonoh terhadap istri awak KRI Nanggala-402.
Akun ketujuh, lanjut dia, pemilik akun Facebook Jhon Silahoi. Menurutnya, akun ini menulis komentar negatif terhadap para awak KRI Nanggala-402 yang gugur dan dilakukan pendalaman Polda NTT.
Tujuh Akun Medsos Nyinyirin KRI Nanggala-402 Diusut, Satu Akun Milik Anggota Polisi