Larang Mudik Lebaran, Edy: Setiap Kegiatan Liburan Ada Kenaikan

- Rabu, 05 Mei 2021 04:26 WIB

digtara.com – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, mengingatkan warga bahwa pasien yang terpapar virus Corona di Sumut meningkat. Larang Mudik Lebaran

Edy mengatakan angka penyebaran ini meningkat setiap menjelang libur bersama. Hal itu dikatakannya seusai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2021, Rabu (5/5/2021) di Lanud Soewondo, Medan.

“Rakyat Sumatera Utara ku, dengan kondisi setiap ada kegiatan libur bersama itu cenderung meningkat sama dengan sekarang ini. Kemarin kita sudah sempat kepala 5, 50 maksudnya. Sekarang, dua hari yang lalu naik menjadi 64, sekarang udah 76. Berarti trend naik dia,” kata Edy.

Edy mengatakan hal itu usai memimpin apel gelar pasukan dalam pengamanan Idul Fitri 1442 H. Untuk mengatasi lonjakan penyebaran virus Korona jelang libur lebaran ini, Edy mengatakan akan melakukan penyekatan di pintu-pintu masuk Sumut.

Hal ini dilakukan untuk mencegah warga melakukan mudik. Edy mengatakan penyekatan akan dilakukan di tujuh pintu masuk Provinsi Sumatera Utara.

Baca: Larangan Mudik, Besok 50 Bus Makmur Dikandangkan, 200 Supir dan Kernet Menganggur

Selain itu, akan ada juga penyekatan di setiap perbatasan kabupaten dan kota yang juga untuk menghalangi warga mudik.

“Sumatera Utara akan melakukan, karena ada 33 kabupaten/kota. Kami bersama-sama Kapolda dan Pangdam sudah sepakat untuk itu. Sebelum ada perintah dari pusat, kami sudah lakukan. Apalagi saat ini sudah menjadi perintah dari pusat,” ucapnya.

Edy mengatakan akan ada sanksi bagi warga yang nekat mudik. Sanksi itu berupa teguran hingga sanksi administrasi.

“Teguran, kegiatan fisik sampai tingkat administratif. Karena Sumatera Utara sudah punya perda disitu, sudah ada Pergub,” jelasnya.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra, mengatakan, apel ini dilakukan untuk memastikan kesiapan akhir polisi dalam mengamankan operasi Ketupat Toba. Operasi Ketupat Toba tahun ini, disiagakan lebih kurang 11.600 personil gabungan.

“Personil yang kita libatkan kurang lebih 7.700 personil polri ditambah 1.200 TNI dan dari pemda ada 2.700 personil yang tergabung dalam pos pengamanan,” kata Panca, Rabu (5/5/2021).

Dijelaskan Panca, para personel itu juga akan ditempat di tempat keramaian seperti Mall dan pasar. Personil itu, kata Panca, ditugaskan untuk memastikan masyarakat mentaati imbauan pemerintah.

Larang Mudik Lebaran, Edy: Setiap Kegiatan Liburan Ada Kenaikan


Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Nusantara

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Nusantara

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Nusantara

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Nusantara

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Nusantara

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo