digtara.com – Kapolda NTT mengecek kesiapan rumah sakit di wilayah Kota Kupang dalam rangka penanganan penambahan Covid – 19, Selasa (6/7/2021). BOR Pasien Covid-19
Kapolda didampingi Kabid Dokes Polda NTT Kombes Pol. dr. Sudaryono, M.M, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhi Aswanto, S.H., S.I.K., M.H dan Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P. T Binti, SIK.
Di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Kapolda meninjau lokasi isolasi pasien covid-19.
Kepada kapolda NTT, Kabid Dokes Polda NTT Kombes Pol. dr. Sudaryono, M.M, menjelaskan soal ketersediaan bed untuk pasien covid – 19 sebanyak 38 unit.
Baca: Ingin Bunuh Diri, Pria Diduga Alami Gangguan Mental di Kupang Nyaris Tewas di Laut
Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) untuk pasien covid – 19 sebanyak 30 buah atau 88,6 persen dan ketersedian oksigen serta obat – obatan masih mencukupi.
Penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 sebagian besar berasal dari kontak erat dalam lingkungan keluarga.
Pasien yang diprioritaskan saat ini dalam kondisi sedang dan berat yang membutuhka perawatan dan penanganan medis secara intensif.
Baca: PPKM Mikro di Kupang: Pasar Dibatasi, Kegiatan Ibadah dan Fasilitas Umum Ditutup Sementara
Di Rumah Sakit Siloam Kupang, Kapolda NTT bertemu Direktur Rumah Sakit Siloam dr. Hans Lie.
dr. Hans Lie menjelaskan kalau Bed Occupancy Ratio (BOR) di Rumah Sakit Siloam sebanyak 95,6 persen atau terisi 20 unit dari total 22 bad yang di siapkan.
Untuk ketersediaan obat – obatan serta oksigen masih mencukupi, namun mereka terkendala pada terbatasnya tenaga.
Pasien covid-19 yang dirawat berasal dari masyarakat Kota Kupang dan pasien rujukan dari daerah lain yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Kapolda NTT menyampaikan apresiasi kepada para dokter dan perawat atas dedikasi serta pengabdian untuk merawat pasien covid – 19.
Selain melihat ketersediaan ruangan dan tempat tidur, Kapolda juga memberikan semangat kepada para dokter dan perawat.
Baca: Palsukan Hasil Swab Antigen saat ke Alor, Mahasiswa di Kupang Diamankan
Di RSUD SK Lerik Kupang, Kapolda NTT bertemu direktur RSUD S. K. Lerik, dr. Marsiana Y. Halek dan meninjau lokasi yang digunakan sebagai lokasi isolasi mandiri pasien covid-19.
Bed Occupancy Ratio (BOR) di Rumah Sakit tersebut sebanyak 94 persen atau terisi 17 unit dari total 23 bad yang di siapkan.
Untuk ketersediaan obat – obatan serta oksigen masih mencukupi, namun stok antivirus sudah menipis dan sampai saat ini pihak rumah sakit belum menemukan distributor obat.
Baca: Patroli PPKM di Kupang, Polisi Beri Teguran Keras pada Warga Tidak Taat Prokes
Terkait ketersediaan obat-obatan, Kapolda meminta agar dilakukan koordinasi dengan rumah sakit Bhayangkara untuk saling bertukar informasi sehingga bisa cepat tertangani.
Sedangkan di RST Wirasakti Kupang, Karumkit RST Tk Wirasakti, dr. Dini Henriyanto, Sp. PD menjelaskan jumlah pasien covid-19 sebanyak 151 pasien dan pada minggu ini jumlah pasien covid-19 mengalami kenaikan yang signifikan.
Ketersediaan obat-obatan dan oksigen masih bisa tercukupi dan sejauh ini belum ada kendala.
Kapolda NTT menyarankan agar terus dijalin kominikasi dan kordinasi guna mengatasi adanya kendala saat penanganan covid-19.
Direktur RSUD Prof. Dr. WZ. Johannes kupang Dr. Mindo Sinaga dan Kapolda NTT meninjau tempat isolasi tambahan yang dibangun oleh Rumah Sakit.
Kapolda NTT menerima penjelasan dari Dr. Mindo Sinaga terkait kesiapan infrastruktur, fasilitas dan tenaga kesehatan Rumah Sakit.
Baca:Â Warga Antusias Serbu Vaksinasi di Bandara El Tari Kupang
Bad yang disiapan sebanyak 62 unit terdiri dari 42 unit bed upatama dan 20 unit bad tambahan.
Saat ini pasien covid-19 yang di rawat sebanyak 33 orang.
Untuk ketersediaan obat-obatan, alkes dan oksigen masih mencukupi dan sudah membangun tempat isolasi darurat untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan kasus positif covid-19.
Dari hasil peninjauan ini, Kapolda mengakui rata-rata BOR di setiap Rumah Sakit hampir mencapai 100 persen dan dalam 1 minggu terakhir terjadi peningkatan kasus covid-19.
Untuk itu perlu adanya kerja sama dari semua unsur dalam upaya penanganan covid-19.
BOR Pasien Covid-19 di Kota Kupang Penuh, Ketersediaan Obat Masih Mencukupi