Keluarga Kembalikan Jenazah Pasien Diduga Covid-19 di Kupang ke Satgas Covid-19

Imanuel Lodja - Rabu, 21 Juli 2021 10:34 WIB

digtara.com – Jenazah LH, diduga pasien covid 19 sempat dibawa paksa pihak keluarga dari RS Siloam Kupang, Rabu (21/7/2021). Keluarga Kembalikan Jenazah Pasien

Namun pihak keluarga menyampaikan permintaan maaf dan mengizinkan jenazah LH diambil kembali oleh tim Satgas untuk dimakamkan sesuai protokol penanganan covid 19 di TPU Fatukoa Kota Kupang.

“Pihak keluarga menyampaikan permintaan maaf dan mereka tidak menduga kejadiannya sampai seperti ini,” ujar Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK, Rabu (21/7/2021).

Disebutkan bahwa keluarga sadar untuk jenazah dimakamkan dengan prokes Covid dan Satgas mengucapkan terima kasih.

Baca: Penelitian Sebut Obat Kolesterol Berpotensi Cegah Pasien Covid-19 yang Parah

“Insiden ini terjadi karena keluarga LH hanya ingin menunjukan anak mereka yang meninggal ke keluarga dan jenazah tidak turun mobil,” tandas kapolres Kupang Kota.

Setelah itu jenazah didoakan selama 3 menit dan keluarga kemudian menyerahkan kembali jenazah ke satgas untuk dimakamkan di TPU Fatukoa, Kota Kupang.

Baca: Siswi SMP di Kupang Diduga Diperkosa hingga Pendarahan dan Pingsan

Sebuah video jenazah Covid-19 dirampas dan digotong warga dari RSU Siloam Kupang, NTT viral di media sosial.

Ada beberapa video yang beredar dengan durasi 20-30 detik.

Dalam video itu terlihat puluhan warga mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 yang digotong sejumlah petugas rumah sakit berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap.

Warga menggotong jenazah itu ke sebuah mobil pick up warna hitam yang parkir di jalan raya depan RSU Siloam Kupang.

Mereka meletakkan jenazah itu di dalam mobil untuk dibawa ke rumah duka di Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Direktur Rumah Sakit Umum Siloam Kupang, dokter Hans Lie yang dikonfimasi Rabu (21/7/2021) membenarkan kejadian itu.

“Iya, ada kejadiannya tadi. pasien meninggal akibat Covid-19,” ujarnya.

Baca: Oknum Polisi Gadungan Coba Peras Pimpinan RSU Siloam Kupang

Aparat keamanan Polda NTT memperketat pengamanan di sejumlah rumah sakit di Kota Kupang.

Pengawalan diperketat setelah terjadi kasus pengambilan jenazah Covid-19 secara paksa dari rumah sakit.

Baca: Tak Sesuai SOP, Kapolda NTT Kecam Vaksinasi di Poltekes Kupang yang Berakhir Ricuh

“Ada dua rumah sakit yang dikawal ketat oleh anggota yakni Rumah Sakit Leona Kupang dan Rumah Sakit Siloam Kupang,” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto di Mapolda NTT Rabu (21/7/2021).

Kejadian pengambilan paksa jenazah terkonfirmasi Covid-19 ini harus diantisipasi dengan keamanan yang ketat.

Menurut nya, setiap jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 harus mengikuti protokol kesehatan dalam proses pemulasaran hingga pemakamannya.

Jenazah positif Covid-19, ujarnya, tidak bisa diperlakukan seperti jenazah pada umumnya.

“Aturannya, setiap jenazah Covid-19 harus dimakamkan sesuai protokol kesehatan dari Satgas Covid-19,” ujarnya.

Keluarga Kembalikan Jenazah Pasien Diduga Covid-19 di Kupang ke Satgas Covid-19

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Diterjang Angin Puting Beliung, Bocah di Kupang Terhempas Bersama Puing-puing Rumah

Nusantara

Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Nusantara

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Nusantara

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Nusantara

Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Nusantara

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas