digtara.com – Hingga saat ini ada 14 lingkungan di Kota Medan yang diisolasi karena banyaknya warga yang terpapar Covid-19.
Hal itu dikatakan Walikota Medan Bobby Afif Nasution usai melakukan kegiatan peninjauan Isolasi Lingkungan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jalan Nilam 2, Lingk 23, Kelurahan Mangga Medan Tuntungan, Jumat (6/8).
“Dari 2.001 lingkungan di Kota Medan ada 14 lingkungan yang menjalani isolasi,” ucapnya.
Adapun 14 lingkungan yang tengah diisolasi itu tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Medan Johor, Medan Helvetia, Medan Deli, Medan Sunggal, Medan Tuntungan, Medan Labuhan dan Medan Tembung.
Isolasi lingkungan ditempuh untuk menekan penyebaran Covid-19 di Medan yang masih menunjukkan tren peningkatan.
Selama isolasi, akses keluar masuk ke lingkungan tersebut dibatasi. Mobilitas warga dibatasi mulai pukul 18.00 hingga 06.00.
Menurutnya, penerapan isolasi lingkungan seperti ini, diharapkan akan membantu Pemkot Medan dalam mencari solusi ketersediaan ruangan isolasi untuk warga Medan.
Apalagi, ketersediaan ruangan di tempat isolasi terpusat (Isoter) di Medan saat ini dirasa masih kurang.
“Kalau semua lingkungan seperti ini, bisa membantu isoter kita karena keterbatasan isoter. Saat ini baru sekitar 400 kamar isoter yang kita miliki,†tukasnya. (mag-01)