digtara.com – Kematian mendadak sering terdengar akhir-akhir ini. Kali ini terjadi di Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar). Warga geger gara-gara seorang wanita paruh baya meninggal mendadak usai potong rambut.
Wanita berinisial DMT itu meninggal mendadak usai potong rambut di kios pangkas milik Fung Kian, 55 tahun di Jalan A Djaelani, Terusan, Mempawah Hilir, Minggu (8/9/2021) pukul 16.15 WIB.
Menurut Fung Kian, Padahal awalnya, DMT datang dengan wajah ceria DMT sekitar pukul 15.45 WIB. Seperti pelanggan biasa, ia pun menjalankan tugasnya memotong dan merapikan rambut.
Setelah selesai dipotong, DMT begitu senang dan memuji rambutnya. Korban bahkan memberinya tips.Ia memberi uang Rp50 ribu, padahal biaya pangkas cuma Rp10 ribu.
“Sebelum meninggal, dia kasih uang lebih kepada saya. Dia katanya senang sekali lihat rambutnya. Selain itu, ibu DMT juga kasih saya buah langsat dan salak,” ujarnya melansir suarakalbar, Senin (9/8/2021).
Usai memberi tips, DMT masuk ke rumah Fung Kian yang ada di belakang kios. Tujuannya untuk silaturrahmi sekaligus pamitan dengan orang tua Fung Kian.
Tapi ia mendengar orangtuanya berteriak karena DMT mendadak roboh ke lantai dan tak sadarkan diri.
“Saat saya lari masuk rumah, dia (DMT) sudah tak sadarkan diri. Lalu saya panggil tetangga dan datang juga polisi. Dia ternyata meninggal dunia,” ujar Fung Kian.
Saat warga mulai ramai, keluarganya datang ke lokasi. DMT merupakan warga Desa Sejegi, Kecamatan Mempawa. Jenazah DMT pun lantas dibawa ke RSUD dr Rubini Mempawah setelah menjalani visum et repertum.
Peristiwa itu pun langsung diselidiki polisi. Dan petugas tak menemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.
Kapolres Mempawah AKBP Fauzan Sukmawansyah menyebut kematian DMT diduga karena sakit. Sebab, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh DMT yang meninggal mendadak.
“Perlu dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban. Namun pihak keluarga menolak. Karenanya kita menduga ibu DMT meninggal dunia karena sakit,” ujar AKBP Fauzan Sukmawansyah.