digtara.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Arjuna Sembiring, mengatakan, bahwa jumlah lingkungan yang berstatus zona merah Covid-19 kembali bertambah.
Dikatakan Arjuna ada tambahan sembilan lingkungan di kota Medan yang menjalani isolasi lingkungan.
“Kemarin masih 14 lingkungan kini menjadi 23 lingkungan yang harus terapkan isolasi lingkungan di tempatnya,” ucap Arjuna saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (11/8/2021).
Baca:
MUI Sumut: Daerah di Luar Zona Merah dan Oranye Bisa Gelar Salat Idul Adha
Pelanggar Prokes Bakal Diswab, Jika Reaktif Diisolasi di Asrama Haji Medan
“Dari data ada 23 lingkungan yang diisolasi dan saat ini sudah ditangani dengan serius oleh Kecamatan dan Kelurahan masing-masing dibantu aparat setempat,” jelas Arjuna.
Adapun 23 lingkungan tersebut, terang Arjuna, tersebar di tujuh Kecamatan yakni Kecamatan Medan Helvetia, Medan Tuntungan, Medan Tembung, Medan Polonia, Medan Johor, Medan Area, dan Medan Timur.
Baca: Evaluasi PPKM Level 4, Gubernur Edy Sebut Penyediaan Isolasi Terpusat di Daerah
Untuk itu ia berharap agar masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Terutama dalam penggunaan masker.
“Semua masyarakat untuk tidak anggap remeh covid-19 ini ayo bantu pemerintah untuk menghadapi virus ini dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya. [mag-01]
https://www.youtube.com/watch?v=2f-UFrMzVQc
Zona Merah Covid-19 Bertambah, 23 Lingkungan di Medan Terapkan Isolasi