digtara.com – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Langkat hingga saat ini terus meningkat hingga mencapai 2.473 orang.
Dari data tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Langkat, kasus suspek berjumlah 639 dengan rincian masih dalam pantau ada 37 orang dan selesai pantau 602.
Untuk kasus probable, masih pantau kosong, meninggal 78 dan sembuh 156 orang. Sementara terkonfirmasi Covid-19 ada 2.473 kasus dengan jumlah korban meninggal mencapai 280, sembuh 1.826 dan masih rawat 67 orang.
Baca: Kisah Pengusaha Muda Medan yang Bertahan di tengah Pandemi Covid-19
Juru bicara GTPP Covid-19 Langkat, dr. Azhar Zulkifly mengatakan, terus meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Langkat diduga akibat minimnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan imbauan yang telah diberikan.
“Banyak warga yang menganggap remeh dengan Covid-19, sehingga mereka mengabaikan semua aturan yang telah diberikan,” ujarnya kepada digtara.com, Senin (23/8/21).
Baca: Tiga Hari Hilang di Sungai Bingei Langkat, Jasad Remaja 16 Tahun Ditemukan
Saat ini, lanjut Azhar, Kabupaten Langkat telah memasuki level 3 PPKM Skala Mikro. Meski dinyatakan zona Kuning, namun sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Langkat telah dinyatakan zona Merah.
“Hingga saat ini memang Kabupaten Langkat masih zona Kuningan, namun sebagian kecamatan zona Merah, ini artinya angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Langkat tergolong tinggi,” pungkasnya.
Oleh karena itu, Azhar meminta kepada warga agar tetap mengikuti dan melaksanakan seluruh aturan yang telah diberikan oleh pemerintah.
“Kami harap warga ikuti seluruh aturan. Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir dan kita dapat kembali seperti sedia kala,” harapnya.
https://www.youtube.com/watch?v=2wlQo8lJadU
Kasus Covid-19 di Kabupaten Langkat Capai 2.473