Dermaga Ambruk saat Dilalui, Wisatawan Jatuh ke Laut

Arie - Jumat, 03 September 2021 06:59 WIB

digtara.com – Baru-baru ini beredar kabar tiga wisatawan Ujung Kulon jatuh ke laut. Tiga wisatwan Ujung Kulon jatuh ke laut lantaran Dermaga Cidaun ambruk saat dilintasi para wisawatan.

Tiga wisatawan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Kabupaten Pandeglang jatuh ke laut mengakibatkan aksesoris wisatawan seperti handphone, kamera dan laptop rusak.

Berdasarkan informasi yang beredar, Dermaga Cidaun rusak karena diterjang tsunami 2018 lalu. Namun karena kondisi anggaran yang kena refocusing membuat rehab dermaga belum bisa dilakukan.

Baca: Wisatawan Asal Kisaran Tenggelam di Danau Toba, Tim SAR Lakukan Pencarian

“Bukan ambruk itu kayu-kayu nya sudah rusak sudah rapuh kalau pancangnya masih (kokoh), jadi itu rusak akibat tsunami tahun 2018 akhir. Kami usahakan perbaiki tapi belum ada anggarannya,” kata Kepala Balai TNUK, Anggodo mengatakan,ungkapnya, Jumat 3 September 2021.

Anggodo mengaku belum menerima secara resmi laporan dari pengelola di wilayah tersebut, namun kata dia ada pengelola yang sudah menceritakan terkait kondisi dermaga.

Baca: Badai Hantam Dermaga Ba’a di Rote Ndao, Air Laut Rendam Perkantoran dan Gudang

“Belum ada laporan dari kepala seksinya, tapi kalau saya denger-denger dari pelaksana menceritakan bahwa (dermaga) itu sudah lapuk. Kalau korban pada saat kejadian tidak ada,” katanya.

Sudah lakukan imbauan agar tak membawa wisatawan ke dermaga

Diakuinya, kerusakan sudah terjadi sejak tsunami yang melanda Kabupaten Pandeglang beberapa tahun lalu, sedangkan kerusakan parah hingga lantai kayu berjatuhan terjadi belum lama ini.

“Sejak tsunami itu memang sudah ada beberapa kayu yang lepas, terakhir jatuh pas ada pengunjung kesana. Tapi sebelumnya kami sudah lakukan imbauan agar tidak membawa pengunjung ke lokasi, karena kondisi dermaganya kurang bagus banyak lubang,” ujarnya.

Lanjut dia, karena belum ada perbaikan, untuk sementara waktu pengelola di wilayah tersebut diimbau agar tidak membawa pengunjung ke Pulau Cidaun, karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca: Aksi Prajurit TNI AL Bantu Penyelamatan Bagan Nelayan yang Hanyut di Selat Lampa Natuna, Dua Nelayan Selamat

“Kami ingin kepada tour operator jangan membawa pengunjung ke Cidaun dulu, untuk sementara di Pulau Peucang dulu jangan menyebrang ke Cidaun, karena jembatannya sementara rusak,” tuturnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

https://www.youtube.com/watch?v=CupUT-xZRpo

Dermaga Ambruk saat Dilalui, Wisatawan Jatuh ke Laut

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

360 Ribu Wisatawan Kunjungi Sumut Saat Lebaran 2026, Samosir Jadi Destinasi Terfavorit

Nusantara

Hilang dan Pencarian Selama Tujuh Hari Ditutup, Korban Tenggelam di Lokasi Wisata Air Terjun Akhirnya Ditemukan

Nusantara

Ratusan Wisman Kunjungi Sonaf Baun Amarasi

Nusantara

Pelaku Pungli Pengunjung Kebun Teh Sidamanik Simalungun Ditangkap

Nusantara

Malaysia Terbanyak, Kunjungan Wisman ke Sumut Naik Drastis di September 2024

Nusantara

Wisatawan Asal Makassar Serangan Jantung saat Wisata di Pulau Padar-Manggarai Barat