Sidak ke Pasar Petisah, Dirut PUD Pasar Temu Kangen dan Tampung Keluhan

- Minggu, 03 Oktober 2021 02:13 WIB

digtara.com – Meskipun hari libur, Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Suwarno tetap bekerja dengan melakukan sidak ke basemen Pasar Petisah Medan, Sabtu (2/10/2021). Sidak itu pun dimanfaatkan para pedagang untuk temu kangen dengan sosok yang sebelumnya selalu bersama-sama mereka mengais rezeki sebagai pedagang.

Satu persatu pedagang disambangi Suwarno. Beberapa di antaranya yang sudah dianggap sebagai orangtua, Suwarno pun menunduk dan mencium tangan mereka.Sebagian mengadukan permasalahan yang kerap mereka hadapi. Seperti masalah kebersihan, genangan air dan sampah.

Menanggapi keluhan itu, Suwarno berharap kerjasama pedagang untuk selalu menjaga kebersihan pasar. Sebagai pihak yang dahulu kerap melontarkan protes ke PUD Pasar soal kebersihan, Suwarno berharap para pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan.

“Dulu kita selalu protes ke PD Pasar soal kebersihan. Sekarang setelah dirut dijabat pedagang, mohon kerjasamanya untuk menjaga kebersihan kios masing-masing,” harap Suwarno.

Keinginan itu, harap Suwarno, harus tercermin di Pasar Petisah ini, karena ia berasal dari pasar tersebut.

Dalam kesempatan itu Suwarno juga mengecek kondisi blower yang sudah bertahun-tahun tidak berfungsi. Kepada pedagang, Suwarno berjanji akan memperbaiki blower demi kenyamanan pedagang.

Terkait persoalan parkir juga tak luput dari perhatian Suwarno, karena sangat mengganggu kelancaran aktivitas pedagang dan pembeli. Terutama karena sepedamotor yang diparkir tidak tertib dan di sela-sela kios pedagang.

“Saya minta mulai besok tidak ada lagi yang seperti ini. Sepedamotor pedagang hanya boleh parkir di sini (kawasan kios pedagang) sampai jam 06.00 WIB. Tapi jam 07.00 jangan ada lagi yang parkir di sini, karena sangat mengganggu aktivitas para pedagang dan pembeli,” perintahnya kepada juru parkir.

Persoalan protokol kesehatan juga jadi perhatian serius Suwarno.

Ia menegur pedagang yang tidak menggunakan masker, agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Menurutnya, salah satu penyebab sepinya pasar adalah akibat pandemi Covid-19. Untuk itu pedagang harus membantu pemerintah untuk mengakhiri pandemi ini dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Mari kita patuhi protokol kesehatan, terutama disiplin menggunakan masker. Sehingga warga merasa nyaman dan tidak takut terpapar Covid-19 saat berbelanja di sini,” ujarnya. (*/ril)

 

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Nusantara

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Nusantara

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Nusantara

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Nusantara

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Nusantara

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo