digtara.com – Maria Rambu (34), warga Watukawula, Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT menangis haru saat didatangi Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH MHum. Balita Disabilitas Dielus KapoldaÂ
Dalam gendongan Maria, ada anaknya Alexandra Laurensia Ege yang baru berusia 3 tahun.Bayi perempuan ini ternyata merupakan penyandang disabilitas. Sejak lahir pada 11 Januari 2018, ia mengalami cacat tubuh.
Kepala dan tubuhnya tidak bisa tegak layaknya bayi lain karena mengalami cacat.
Praktis bayi Alexandra hanya bisa ada dalam gendongan atau hanya bisa terbaring.
Baca: Bahagianya Abianus Falau, 3 Bulan Lagi Pensiun Naik Pangkat Jadi Perwira Polda NTT
Siang itu, Alexandra dibawa serta ibu nya Maria Rambu ke Polres Sumba Barat Daya.
Maria menjadi salah satu keluarga penerima bantuan sosial yang diserahkan Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH MHum.
Saat membagikan bantuan sosial berupa sembako, Kapolda NTT tertegun melihat Alexandra dalam gendongan ibunya Maria Rambu.
Baca: Ditanya Soal Uang Kios, Remaja di NTT Malah Gantung Diri
Kapolda NTT sempat mengelus kepala Alexandra dan Alexandra pun tersenyum.
Maria sendiri kaget karena Alexandra bisa tersenyum.
“Baru kali ini anak saya bisa tersenyum bahagia seperti sekarang ini,” ujar Maria kepada Kapolda NTT sambil menahan haru.
Maria menceritakan keadaan anaknya kepada Kapolda NTT dan Kapolda pun menyimak serta meminta Maria tetap menjaga dan merawat Alexandra agar selalu sehat dan bahagia.
Kapolda NTT Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH MHum didampingi Irwasda Polda NTT Kombes Pol Zulkifli, SST, MK SH MM berkunjung ke Polres Sumba Barat Daya didampingi Karo SDM Polda NTT, Dirkrimsus Polda NTT, Dirpolairud Polda NTT dan Dirsamapta Polda NTT.
Baca: Gagal Begal Pelajar SMP, Dua Pria di NTT Babak Belur Dihajar Massa
Di Polres Sumba Barat Daya, Kapolda NTT langsung mengecek pelaksanaan vaksinasi covid-19 dalam rangka HUT HKGB ke-69 tahun 2021 didampingi Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Sigit Harimbawan, SIK.
Kapolda NTT memberikan puluhan paket bantuan sosial kepada purnawirawan, warakawuri dan panti Asuhan Hati Nurani serta masyarakat yang terdampak covid-19.
Baca: Ayah Tiri Bejat di NTT! Sudah Tua, Perkosa Anak di Kandang Babi Hingga Hamil
Kapolda NTT menyampaikan bahwa kegiatan Polri berbagi kasih Polda NTT ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini juga sebagai bentuk solidaritas / perhatian Polda NTT secara khusus Polres Sumba Barat Daya untuk membantu meringankan beban masyarakat yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokoknya akibat dampak Covid-19.
“Sasaran dan fokus penerima paket Polri berbagi kasih ini adalah masyarakat yang memang secara langsung terdampak pandemi virus corona mulai dari masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, kaum dhuafa, buruh atau karyawan yang terkena PHK,” ungkap Kapolda NTT.
Kapolda minta kepada anggota Polri, untuk terus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan bagi masyarakat sehingga keberadaan polisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Jadilah polisi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Baca: Cek Proses Belajar di SPN, Kapolda NTT Minta Jangan Ada Kekerasan Fisik dan Verbal
Kepada maayarakat, Kapolda berpesan agar tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun sudah di vaksin.
“Bagi Bapak Ibu yang sudah divaksin saya titip untuk tetap menjaga protokol kesehatan, memakai masker baik di rumah maupun di masyarakat karena yang sudah divaksin belum tentu jaminan tidak terkena atau tidak terpapar,” tandasnya.
Senyum Bahagia Balita Disabilitas saat Dielus Kapolda NTT