Petani di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Setelah Muntah-muntah

Imanuel Lodja - Selasa, 19 Oktober 2021 10:58 WIB

digtara.com – Felipus Suenan (80), seorang petani di Dusun Loendolu, Desa Bolatena, Kecamatan Landu Leko Kabupaten Rote Ndao ditemukan meninggal dunia Senin (18/10/2021) malam. Petani Meninggal Muntah-muntah

Kejadian ini dilaporkan Salotes Suenan (61), warga Dusun Karafao, Desa Bolatena Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao ke Polsek Rote Timur pada Selasa (19/10/2021).

Korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 20.00 wita dengan kondisi sebelum meninggal mengalami muntah secara berulang-ulang dan mengeluarkan darah yang sudah berwarna kehitaman.

Baca: Perbaiki Kabel di Rumah, Petani di Kupang Tewas Tersengat Listrik

Aparat keamanan Polsek Rote Timu langsung ke lokasi kejadian dan berkordinasi dengan pihak Puskesmas Sotimori untuk visum dan pemeriksaan luar.

Dokter Yulen Zacharias pun melakukan pemeriksaan luar terhadap mayat korban pada Selasa (19/10/2021) siang atau 15 jam setelah korban ditemukan.

Baca: Wow! Temukan Muntahan Paus 30 Kg, Nelayan Thailand Kaya Mendadak

Korban diketahui mengidap penyakit hernia sejak 10 tahun lalu dan tidak dilakukan operasi sehingga pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap mayat korban ditemukan adanya penyakit hernia tersebut.

Diperoleh pula informasi bahwa korban sering mengalami sakit pada ulu hati dan muntah secara berulang – ulang yang berlangsung sudah lama.

Semasa hidup pada saat mengalami gejala sakit pada ulu hati dan muntah-muntah, korban sering mengkonsumsi obat herbal yang diberikan oleh dukun kampung.

Hasil visum menunjukkan tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan fisik pada tubuh mayat korban.

Hasil pemeriksaan Dokter Yulen Zacharias menyimpulkan bahwa penyebab adanya muntah secara berulang-ulang yang dialami korban dan sudah berlangsung lama sebelum meninggal dunia adalah disebabkan oleh penyakit lambung/maag. Sehingga munculnya gejala muntah yang disertai darah berwarna kehitaman sejak dua hari sebelum meninggal adalah diakibatkan oleh penyakit lambung yang sudah dalam fase kronis yang dapat menyebabkan kondisi tubuh mengalami drop secara tiba-tiba yang dapat berujung pada kematian.

Baca: Kondisi Bripka Joko Albar Usai Dihajar Massa, Sempat Ngorok dan Muntah Darah

Penyakit hernia yang diderita korban semasa hidupnya dan berlangsung lama dan tidak diobati menjadi salah satu penyebab timbulnya penyakit lainnya (komplikasi).

Hal tersebut juga menjadi salah satu penyebab kondisi tubuh mengalami drop secara tiba-tiba yang dapat berakibat kematian.

Baca: Diduga Keracunan, Empat Polisi di Kupang Muntah-muntah Usai Makan Bakso

Pasca mendengar penjelasan secara medis dari pihak Puskesmas Sotimori yang disampaikan oleh dr Yulen Zacharias, pihak keluarga merasa puas dan sepakat terhadap mayat korban tidak perlu dilakukan tindakan medis lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Hal tersebut dikuatkan dengan surat pernyataan yang dibuat dan ditandatangani oleh perwakilan pihak keluarga.

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Jems Mbau, S.Sos membenarkan kejadian ini saat dikonfirmasi selasa (19/10/2021) petang.

Pihak polisi sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini dan menyerahkan jenazah korban ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Petani di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Setelah Muntah-muntah

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Polres Rote Ndao Amankan Bongkar BBM di Kapal Navigasi

Nusantara

Stok BBM Menipis, Rote Ndao Terimbas Pemadaman Listrik

Nusantara

Tujuh Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan di Rote Ndao Dilimpahkan ke Kejaksaan

Nusantara

Akses Jalan Warga Rote Ndao Tertutup Pohon Tumbang, Brimob Turun Tangan

Nusantara

Berkas Lengkap, Tersangka Kasus Kekerasan Pada Anak di Rote Ndao Diserahkan ke Jaksa

Nusantara

Cegah Penjual BBM 'Nakal', Polres Rote Ndao Dikerahkan Pantau Pembongkaran dan Distribusi BBM