Curah Hujan Tinggi, Desa di Kabupaten Alor Banjir, Rumah Warga Rusak, Jembatan Putus

Imanuel Lodja - Rabu, 03 November 2021 12:14 WIB

digtara.com – Curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Kabupaten Alor, Rabu (3/11/2021) petang. Desa di Alor Banjir

Tinggi nya curah hujan ini menyebabkan bencana banjir yang melanda Dusun 02, Desa Malaipea, Kecamatan Alor Selatan, Kabupaten Alor, NTT.

Tingginya curah hujan ini juga menyebabkan jebolnya tanggul sungai Paliwang yang sedang dalam tahap pengerjaan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PT PP) dan menyebabkan beberapa rumah warga serta tanaman terkena luapan air.

Baca: Ribuan Rumah di Sergai Terendam Banjir, BPBD Turunkan Perahu Karet

Tidak ada korban jiwa dan peristiwa ini dan sejumlah warga mengalami kerugian material.

Ada tiga rumah warga di RT 08/RW 04 Dusun 2 Desa Malaipea yang berdampak banjir dan mengalami rusak berat. Ddi antaranya rumah Kornelis Kamenglehi, Yonathan Nendegolu dan rumah milik Agustina Kamenglehi.

Curah Hujan Tinggi, Desa di Kabupaten Alor Banjir, Rumah Warga Rusak, Jembatan Putus

Baca: Ribuan Rumah di Sergai Terendam Banjir, BPBD Turunkan Perahu Karet

BPBD Kabupaten Alor memperkirakan kerugian akibat bencana banjir tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

Selain kerusakan rumah tinggal, juga ada kerusakan lahan pertanian dan perkebunan, akses jalan serta jembatan penghubung Desa Malaipea dengan Kecamatan Alor Tengah Utara terputus.

Saat ini warga yang rumahnya rusak berat mengungsi di rumah Nahum Padafing di RT 08/RW 04, Dusun 2, Desa Malaipea.

Beberapa jam pasca banjir di Desa Malaipea ini, air sudah mulai surut karena berkurangnya intensitas hujan.

Banjir juga sempat menggenangi rumah warga namun saat ini sudah surut dan badan jalan penghubung dari Desa Welai Selatan menuju Desa Malaipea saat ini sudah dapat dilewati.

Baca: Diguyur Hujan, Puluhan Rumah di Medan Terendam Banjir Sepaha Orang Dewasa

Diperoleh informasi kalau banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan jebolnya tanggul sungai Paliwang yang sedang tahap pengerjaan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan menyebabkan pemukiman dan lahan pertanian terendam setinggi 20 centimeter.

Bupati Alor, Drs Amon Djobo belum berhasil dikonfirmasi terkait bencana banjir ini.

Curah Hujan Tinggi, Desa di Kabupaten Alor Banjir, Rumah Warga Rusak, Jembatan Putus

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:
NTT

Berita Terkait

Nusantara

Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Nusantara

Diduga Terlibat Kasus BBM, Dua Anggota Polres Manggarai Timur Di-non aktifkan Dari Jabatan Fungsional

Nusantara

Ungkap Peredaran Rokok Ilegal Oleh WNA, Empat Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan Dari KPPBC TMP B Atambua

Nusantara

700 Calon Bintara Polri Tahun 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

Nusantara

Tersisa 45 Catar Akpol di Panda Polda NTT

Nusantara

Tersangka Anak Diserahkan ke Jaksa, Dua Tersangka Lain Menunggu Petunjuk Jaksa