digtara.com – Banjir Rob yang terjadi bagian pesisir kota Medan tepatnya di wilayah Belawan, mengakibatkan seorang bayi berusia 1,7 tahun meninggal dunia. Banjir Belawan Makan Korban
Kini, jasad bayi disemayamkan di Gang Bawal Kenanga, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan.
Warga sekitar, Wahyu (nama samaran) mengatakan bahwa RA usia 1,7 tahun ditemukan meninggal dunia dalam genangan banjir Rob, pada Sabtu 6 November 2021 petang.
Baca: Ayah dan Balita di Deliserdang Main Sampan-sampanan saat Banjir, Berikan Pesan Menohok ke Pemerintah
“Iya meninggal karena tenggelam pas lagi datang banjir Rob,” ujarnya pada Minggu (7/11/2021) kepada digtara.com.
Dikatakan, bahwa banjir Rob ini sudah sering terjadi diwilayahnya, namun beberapa diperkirakan beberapa tahut terakhir banjir ini paling terparah.
“Udah dua tahun terahir ini parah kali bang, biasanya gak kayak gini kali banjirnya,” ujarnya.
Baca: Ayah dan Balita di Deliserdang Main Sampan-sampanan saat Banjir, Berikan Pesan Menohok ke Pemerintah
Wahyu menduga banjir Rob yang mengakibatkan seorang bayi meninggal dunia karena adanya bangunan reklamasi yang dilakukan Perusahaan Pelindo.
“Kayaknya ini karena adanya pulau reklamasi yang dibangun oleh Pelindo bang, soalnya semenjak mereka bangun Pulau reklamasi debit air meningkat drastis,” pungkasnya. [mag-04]
Banjir di Belawan Makan Korban, Bayi 1 Tahun Tewas Tenggelam