Anggota Polres Sumba Barat Daya BKO ke Sumba Timur, Antisipasi Kisruh Pilkades

Imanuel Lodja - Senin, 15 November 2021 07:30 WIB

digtara.com – Sebanyak 99 desa di Kabupaten Sumba Timur bakal menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak pada Selasa (16/11/2021). Pengamanan pelaksanaan Pilkades ini selain dilakukan anggota Polres Sumba Timur juga ada Bantuan Kerja Operasional (BKO) Polres Sumba Barat Daya.

Dari 99 desa ini, ada lima desa kategori rawan yakni Desa Praingkareha Kecamatan Tabundung, Desa Laihiru Kecamatan Mahu, Desa Laimeta Kecamatan Kambata Mapambuhang, Desa Wanga Kecamatan Umalulu dan Desa Kambatatana Kecamatan Pandawai.

Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono, SIK didampingi Waka Polres Sumba Timur Kompol Abdullah Paoh mengingatkan agar anggota BKO Polres SBD melaksanakan patroli di kecamatan yang melaksanakan Pilkades dengan lokasi yang mudah dijangkau.

“Kita berharap besok pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” ujar Kapolres Sumba Timur, Senin (15/11/2021).

Pasca Pilkades, Kapolres minta semua anggota memantau perkembangan situasi kamtibmas. “Kalau pelaksanaan berjalan dengan aman, rekan-rekan BKO dapat kembali ke kesatuannya,” tandas Kapolres.

Selama melaksanakan tugas BKO diharapkna tidak ada yang melakukan pelanggaran, agar sadar diri dan sadar kamera serta bijak dalam mengunakan medsos karena dimana selalu dipantau oleh pimpinan Polri

Pengunaan senpi juga diingatkan adalah SOP terakhir berdasarkan perintah.

Anggota juga harus menjaga kesehatan masing-masing dan laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

Kasat Intelkam Polres Sumba Timur, Ipda Suparjo pun melakukan koordinasi dengan kepala Dinas DPMD Kabupaten Sumba Timur, Frengki Ranggabani, S.STp MSi terkait pelaksanaan Pilkades yang akan dilaksanakan Selasa (16/11/ 2021) di 99 desa yang ada di Kabupaten Sumba Timur.

Kasat Intelkam Polres Sumba Timur mengecek persiapan dalam pelaksanaan Pilkades.

Kepala Dinas DPMD Kabupaten Sumba Timur memastikan bahwa secara umum sudah siap untuk melaksanakan Pilkades secara serentak.

Pelaksanaan Pilkades tidak serta merta dapat melakukan penundaan dengan secara sepihak karena kegiatan tersebut membutuhkan anggaran yang sangat besar.

Saat ini ada sekitar dua desa yang dikategorikan sangat rawan yakni Desa Laimeta dan Desa Wanga.

Pada pelaksanaan Pilkades nantinya, saat kerawanan terjadi setelah selesai masa penghitungan suara di TPS, diprediksi adanya euforia yang berlebihan dari pendukung sehingga cenderung terjadi kerawanan.

Ia juga memastikan hasil pelaksanaan dilaporkan pada saat selesai kegiatan kepada dinas DPMD Kabupaten Sumba Timur sehingga warga diminta menjaga keamanan dan menghormati hasil yang ada.

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Kerbau Milik Warga Sumba Timur Hilang, Ditemukan di Wilayah Kabupaten Sumba Tengah

Nusantara

Polisi Dan UPT Pendapatan Daerah Dekatkan Pelayanan Melalui Layanan Samsat Keliling

Nusantara

Kolaborasi Satlantas dan Dishub Sumba Timur Inisiasi Peremajaan Traffic Sign di Sejumlah Lokasi

Nusantara

Polres Sumba Timur Punya Ruangan Baru Sat Resnarkoba

Nusantara

Safety Ridding dan Klaim Asuransi Jadi Topik Bahasan Jasa Raharja-Satlantas Dan Bhayangkari Polres Sumba Timur Saat “Ngobrol Santai”

Nusantara

Ratusan Siswa di Sumba Timur Diingatkan Soal Bahaya Narkoba