digtara.com – Isak Therik (59), warga RT 10/RW 05, Dusun IV, Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang ditemukan meninggal di muara kali Oetanise batas wilayah Kelurahan Sulamu dan Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Kamis (16/12/2021).
Diperoleh informasi kalau sejak Rabu (15/12/2021), korban melaut mencari ikan.
Hingga malam hari, korban belum juga pulang ke rumah sehingga kerabat korban dan aparat keamanan Bhabintamtibmas mencarinya.
Setelah pencarian sejak pukul 03.30 wita, korban baru ditemukan sekitar pukul 06.30 wita.
Warga masyarakat dan keluarga korban menemukan korban dalam keadaan telah meninggal dunia.
Kapolsek Sulamu, Ipda Defri yang dikonfirmasi Kamis (16/12/2021) mengakui kalau hilangnya korban saat melaut dilaporkan oleh Adrian Kain yang juga Ketua RT 05 kepada Bhabinkamtibmas Desa Sulamu Bripka Efraim Manuain.
Petugas memeriksa jasad korban
Jenazah korban kemudian dibawa dan disemayamkan di rumah Othniel Y. Lusi di RT 10/RW 05, Dusun IV, Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu.
“Berhubung korban sendiri belum menikah dan tinggal bersama saudara Othniel Y. Lusi sehingga jenazah korban dibawa ke rumah kerabatnya,” ujar Kapolsek Sulamu.
Ipda Defri bersama 2 orang anggota piket Polsek Sulamu, Aipda Ibrahim Alung Padang dan Ba Unit Reskrim Bripka Heri Fangidae didampingi petugas medis dari Puskesmas Sulamu Siska Fallo, S.Kep.Ns melakukan pemeriksaan luar terhadap korban.
“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban selain pada hidung dan mulut korban terdapat busa akibat korban tenggelang di muara sungai Oetanise, Kecamatan Sulamu,” tandasnya.