digtara.com – Sejumlah warga Kelurahan Pardomuan dan Pasar Simaronop mengaku hingga hari ke empat, Sejak Kamis (16/12/2021) terdampak banjir belum menerima bantuan sembako dari Pemkab Tapsel, namun Pemkab Tapsel melalui camat hanya datang pada Minggu (19) untuk meminta data warga korban banjir, Selasa, (22/12/2021). Pemkab Tapsel Minta Data
Kepala lingkungan delapan Desa Pardomuan (Gua Asom) Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Aswan Siregar, mengungkapkan belum ada warga yang yang terdampak banjir sebanyak 37 KK didaerahnya menerima bantuan dari Pemkab Tapsel.
“Semalam (20) camat datang minta data warga katanya mau ngasi bantuan tapi sampe sekarang hari ke empat belum ada turun,” kata Kepling 8 Desa Pardomuan.
Baca: Kaum Perempuan Tabagsel Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Kabareskrim Polri
Salah seorang warga Kelurahan Rianiate, Siti Rayun Boru Lubis (56), ditenda pengungsian mengungkapkan dirinya dan warga tidak mengetahui apakah ada bantuan sembako kepada mereka.
“Ngak atau apa ada itu dari dinas sosial, saya dan warga masak disini pakai beras yang belum terendam. Memang Pak Bupati Tadi sore (21/12/2021) datang, tapi apakah ada bawa bantuan beras, kami ngak tau,” kata Siti Rayuan Rambe.
Sementara, Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu yang dikonfirmasi sejak kemarin (19/12/2021) terkait bantuan sembako kepada korban terdapak banjir tidak memberikan jawaban apapun.
Empat Hari Banjir, Pemkab Tapsel Hanya Datang Minta Data