digtara.com – Tidak senang dengan pemberitaan salah satu media online, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly P Pasaribu marah-marah. Tak Senang Banjir Diberitakan
Hal itu diluapkan Dolly saat bertemu wartawan di Rumah Makan Parsariran, Kecamatan Batang Toru, Senin sekira pukul 20:25 Wib.
Berita online itu menyebutkan “Lima Hari Terendam Banjir Warga Rianiate Tapanuli Selatan Belum Tersentuh Bantuan Pangan”.
Baca: Empat Hari Banjir, Pemkab Tapsel Hanya Datang Minta Data
“Ini bang, yang buat berita warga belum disentuh pemerintah”, memang kenapa bisa sampai lima hari warga itu belum tersentuh pemerintah. Tapi lurah dan Kepling kita ada di situ,” ungkap Dolly.
Amarah Bupati Tapsel itu juga diungkapkannya di hadapan sejumlah pejabat yang ikut bersama Bupati. Seperti kepala dinas PUPR, Kasubag Humas Tapsel, Kelapa BPBD Tapsel dan 2 awak media beserta sejumlah rombongan lainnya.
Baca: Kaum Perempuan Tabagsel Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Kabareskrim Polri
Tak hanya marah-marah, Dolly juga sempat meremehkan profesi jurnalis.
“Dari mana anda tau itu warga sudah 5 hari tidak tersentuh pemerintah. Jangan seperti itulah kalau mau cari makan buat berita. Terus ngapain anda berada di rombongan Pemda dan bicara sama pejabat Pemda,” lanjutnya.
Padahal saat itu jurnalis yang disebutkan bupati sedang berbicara dengan salah seorang wartawan yang ikut dengan rombongan tersebut.
Saat mendapat pertanyaan Dolly, jurnalis yang diketahui bernama Dedi, langsung memberikan jawaban.
“Pak Bupati , berita saya lansir dari pernyataan warga korban bencana Banjir. Saya ke TKP banjir dan hal itu diungkapkan para korban banjir saat saya melakukan peliputan. Saya punya narsum warga yang bisa bapak tanyakan,” ungkap Dedi.
Saat itu empat awak jurnalis TV dan media online sedang beristirahat sambil mengirim berita banjir Rianiate di sebuah rumah makan di daerah Parsariran Batang Toru.
Di tempat serupa mereka bertemu dengan rombongan Bupati Tapanuli Selatan.
Tak Senang Kondisi Banjir Diberitakan, Bupati Tapsel Marah-marah: Jangan Seperti Itu Cari Makan