digtara.com – Tim SAR gabungan menghentikan pencarian terhadap 2 lagi korban mobil masuk jurang di Kabupaten Pakpak Bharat.
Adapun 2 orang yang belum ditemukan adalah Masdi (49) warga Kecamatan Medan Selayang dan Sudarseh (68) warga Kabupaten Aceh Barat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Humas SAR Medan Sariman Sitorus mengatakan, tim sudah menghentikan pencarian terhadap korban namun tetap melakukan pemantauan.
“Pencarian dihentikan, namun tidak ditutup, kami tetap melakukan pemantauan 1×24 jam dilokasi,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/12/2021).
Sariman mengungkap beberapa kesulitan selama proses pencarian dan evakuasi di jurang tempat mobil tersebut jatuh.
“Dengan kemiringan 90 derajat dan kedalaman 50 meter itu sangat menyulitkan dan dari pinggir tebing hingga ke permukaan sangat curam yang mengakibatkan tim sulit untuk turun,” ucapnya lagi.
Untuk beberapa korban yang ditemukan di air terjun Kedabuhan pihaknya juga sangat hati-hati untuk mengevakuasinya.
“Kalau tim merapat yang ditakutkan bisa tersedot ke dalam air dan itu sangat membahayakan,” ucapnya lagi.
Sariman menambahkan, pihaknya tetap melakukan pamantauan dari lokasi jatuhnya mobil tersebut hingga ke area sungai yang terlihat agak datar
“Kami masih tetap berkoordinasi dengan Polres yang ada disana, seperti Polres Subulussalam dan Polres Pakpak Bharat,” pungkasnya
Diakhir, Sariman mengatakan akan terus memberikan update terbaru jika korban sudah ditemukan.
“Kami akan terus mengabari jika ada kabar terbaru,” tutup Sariman.