digtara.com – Mayat seorang siswi sekolah dasar (SD) bernama Piani Harefa (11) tewas hanyut di sungai. Jasadnya ditemukan tersangkut di jaring milik PT WEB di kawasan Sungai Lau Gerbong Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Senin (17/1/2022). Bocah SD Karo HilangÂ
Korban sendiri dilaporkan hanyut sejak Sabtu (15/1/2022).
“Korban ditemukan tersangkut di Jaring milik PT. WEP yang berjarak sekitar 25 KM dari lokasi awal korban hanyut,” ujar Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus, melansir suara.com–jaringan digtara.com.
Ia mengatakan, Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian terhadap korban sejak Sabtu (15/1/2022) kemarin.
Baca: Liput Banjir Medan, Jurnalis Televisi Terperosok di Gorong-gorong dan Nyaris Hanyut
Korban yang merupakan warga Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo ini, sebelumnya terpeleset dan jatuh ke sungai.
“Korban bersama 6 orang temannya asyik bermain di bibir sungai Lau Gerbong. Tanpa diduga, korban terpeleset dan jatuh ke sungai, seketika korban langsung hanyut terbawa arus sungai dan dinyatakan hilang,” ungkap Sariman.
Teman-teman korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan dilakukan pencarian.
Namun, korban tak kunjung ditemukan hingga akhirnya dilaporkan kepada Kantor SAR Medan.
“Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer Kantor SAR Medan, Polsek Tiga Binanga, Koramil Tiga Binanga, Tuala Sirulo Rafting, MTA dan masyarakat terus berusaha semaksimal mungkin dalam pencarian korban,” kata Sariman.
“Korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga guna dilakukan persemayaman,” katanya lagi.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
Terpeleset saat Mandi di Sungai, Bocah SD di Karo Hilang Terseret Arus