digtara.com – Ibu kota negara baru di Kalimantan sudah mulai dibangun. Rencananya, pada 2024, istana negara akan pindah ke sana.
Perencanaan itu sudah dibuat. Selain Istana Negara, ada empat kementerian yang ikut pindah ke ibu kota negara baru yang berada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Empat kementerian itu adalah:
1. Kementerian Dalam Negeri2. Kementerian Luar Negeri3. Kementerian Pertahanan4. Kementerian Sekretariat Negara
Perpindahan Istana Negara ke ibu kota negara baru pada 2024 itu dikonfirmasi oleh Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono. Heru mengaku menerima info perpindahan Istana Negara dan empat kementerian pada 2024.
“Iya, info yang saya terima seperti itu,” kata Heru kepada detikcom, Kamis (20/1/2022).
Pembangunan Tak SebentarPresiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pembangunan ibu kota negara membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Setidak-tidaknya, menurut Jokowi, butuh waktu 15-20 tahun untuk selesai sepenuhnya.
Soal kemungkinan pembangunan IKN dihentikan pemimpin selanjutnya, Jokowi tak khawatir. Dia mengatakan pembangunan IKN sudah menjadi amanat undang-undang, sehingga tak seharusnya dihentikan.
“Dan itu sudah disepakati oleh delapan fraksi di DPR. Artinya, suara mayoritas kekuatan politik di DPR menghendaki perpindahan ibu kota negara,” ujar Jokowi saat bertemu dengan beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/1/2022).
Dipimpin Kepala Otorita
Ibu kota negara baru nantinya akan dipimpin oleh kepala otorita. Kepala otorita itu nantinya akan dipilih oleh Presiden. Jokowi pun mengungkap kriteria calon pemimpin ibu kota yang bernama Nusantara itu.
“Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek,” kata Jokowi.
Jawaban Jokowi membuat peserta pertemuan berasumsi ke sosok kepala daerah tingkat I berlatar belakang arsitek yang merupakan orang Sunda. Namun saat ditanya lebih jauh, Jokowi hanya tersenyum.
Jokowi juga berbicara tentang pemilihan nama Nusantara untuk IKN. Dia mengatakan nama tersebut tak serta merta dipilih karena pendapat pribadinya, namun juga sudah menampung aspirasi sejumlah pihak.