digtara.com – Siswi sekolah dasar (SD) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas usai tenggelam saat mandi-mandi di sungai Amabi-Oesao, Kabupaten Kupang. Detik-detik Bocah SD Tewas
Korban sempat dibawa ke Puskesmas, namun nyawanya tak tertolong akibat terlalu lama berada di dalam air.
Saat ditemukan warga, korban DM (11), masih dalam keadaan hidup, namun sudah sekarat.
Baca: Siswi Sekolah Dasar Tewas Tenggelam di Sungai Oesao-Kupang
Awalnya, korban yang tinggal di Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT pergi ke sungai Amabi-Oesao bersama teman-temannya.
Saat itu Senin (7/2/2022) siang, pukul 10.15 wita, korban berjalan bersama empat temannya yakni KK (7), BM (8), NT (8) dan MM (7).
Sesampainya di lokasi, mereka langsung mandi-mandi di sungai tersebut.
Baca: Sempat Tenggak Miras di Tengah Laut, Kapal Warga Manggarai Barat Tenggelam, Dua Tewas
Beberapa menit kemudian, tiba-tiba korban naik di tebing sungai lalu melompat ke dalam air.
Ketika korban meloncat ke dalam air, korban rupanya tidak bisa berenang sehingga hilang dan tenggelam.
Teman-teman korban histeris minta tolong
Rekan-rekan korban kemudian berteriak minta tolong.
Teriakan minta tolong rekan-rekan korban didengar oleh mama Uli Mafefa yang kebetulan rumahnya di dekat pinggiran sungai itu.
Lalu mama Uli mendapat kabar kalau ada anak yang tenggelam. Ia pun berteriak minta tolong.
Baca: 8 Tersangka Kasus Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Perairan Malaysia Dirilis, 4 Orang DPO
Akhirnya warga sekitar pinggir sungai berdatangan untuk sama-sama melakukan pencarian terhadap korban.
Beberapa jam kemudian, korban ditemukan dalam keadaan terlentang dalam sungai dengan posisi sekarat.
Muntahkan pasir dan lumpur
Warga sempat melakukan pertolongan awal dengan memompa perut korban.
Baca: Air Terjun Sisundung Tapsel Menelan Korban Jiwa, Siswi MAN Tewas Tenggelam
Korban sempat mengeluarkan dan memuntahkan pasir dan lumpur dari mulut.
Karena korban masih hidup, warga langsung membawa korban ke Puskesmas Oesao, Kabupaten Kupang.
Namun setiba di Puskesmas Oesao, Kabupaten Kupang, korban sudah tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Korban sempat disemayamkan beberapa saat di Puskesmas Oesao dan selanjutnya jenazah korban dibawa pulang keluarga ke rumah duka di Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Orang tua korban SM (50) dan YMD (46) pasrah menerima kematian korban sebagai musibah.
Polisi dari Polsek Kupang Timur sempat meminta keterangan dari rekan korban yang saat itu mandi dan berenang dengan korban.
Anggota Polsek Kupang Timur, Bripka Habel Atti, Bripka Arif Lada, Bripka Frederikus Tai, Bripka Winfrid Pian ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti lainnya.
“Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima serta mengiklaskan musibah ini dengan lapang dada,” ujar kapolsek Kupang Timur, Iptu Viktor H Seputra, SPi MSi.
Detik-detik Bocah SD di Kupang Tewas Tenggelam saat Mandi di Sungai: Lompat dari Tebing Langsung Hilang