Tragis! Kepala Dusun di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Tersangkut di Pukat Ikan

Imanuel Lodja - Senin, 14 Februari 2022 02:31 WIB

digtara.com – Seorang warga di Kabupaten Rote Ndao, NTT ditemukan meninggal, Senin (14/2/2022) subuh. Korban yang juga perangkat desa ini ditemukan di Pesisir Pantai Sai-Tongga, Desa Mbueain, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Kepala Rote Ndao Meninggal 

Korban adalah Oktovianus Nalle alias Anus (58), petani asal Dusun Inggumurik, Desa Mbueain, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao.

Ia ditemukan tersangkut pada alat tangkap ikan jenis pukat (jaring-jaring) milik warga.

Baca: Kronologi Bocah Perempuan Hilang Terseret Banjir di Rote Ndao, Lepas Dari Pelukan Bibinya

Kerabat korban, Anderias Nalle (34), warga Desa Mbueain, Kecamatan Rote Barat mengaku kalau pada Minggu (13/2/2022) siang sekira pukul 13.30 Wita, korban Oktovianus Nalle pergi mencari ikan dengan menggunakan pukat ikan (jaring-jaring) di Perairan Sai-Tongga, Desa Mbueain, Kabupaten Rote Ndao.

Korban mencari ikan sendiri dengan kondisi laut surut (Mamok).

Baca: DOBRAK, Cara Polisi di Polsek Lobalain-Rote Ndao Tingkatkan Pelayanan pada Masyarakat

Senin (14/22022) sekitar pukul 01.00 Wita, Anderias mendengar informasi dari warga bahwa korban ditemukan meninggal dunia.

Korban ditemukan tersangkut pada pukat rumput laut di pantai Sai oleh warga dari Kecamatan Rote Barat Daya yang mencari hasil laut di Pantai Sai, Desa Mbueain.

Mendengar informasi tersebut Anderias langsung mengajak keluarga dan menjemput korban dari Pantai Sai selanjutnya disemayamkan di rumah Anderias.

Saksi lain, Nimphas Dedeo (51), PNS yang juga warga Desa Mbueain, mengaku kalau ia mendengar informasi dari warga bahwa ada mayat yang tersangkut di pukat rumput laut.

Nimphas bersama para warga menuju lokasi kejadian dan mendapati korban adalah Oktovianus Nalle alias Anus. Korban tersangkut pada pukat rumput laut warga yang berjarak sekira 100 meter dari pesisir Pantai Sai.

Saat ditemukan, korban dengan kondisi tubuh telungkup dengan kaki kanan tersangkut di pukat rumput laut milik warga.

Ia lalu menginformasikan kepada Kepala Desa Mbueain Ferdy O. Boboy yang kemudian dilaporkan kepada petugas piket Polsek Rote Barat.

Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP serta mengamankan lokasi.

Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo, SIP yang dikonfirmasi Senin (14/2/2022) mengakui kalau korban diduga meninggal akibat tenggelam saat mencari ikan di laut dan kemudian tersangkut pada pukat rumput laut milik warga.

Pihak Keluarga korban menerima kematian korban sebagai ajal dan menolak proses hukum yang dituangkan dalam surat pernyataan.

Ditinngal mati istri

Korban juga diketahui selama ini tinggal sendiri di rumahnya yang terletak di Dusun Sai, Desa Mbueain.

Sementara istri korban sudah meninggal pada tahun 2021 yang lalu.

Korban juga merupakan aparat desa yakni Kepala Dusun Inggumurik Desa Mbueain Kabupaten Rote Ndao sejak tahun 2017.

Korban dikenal berkepribadian baik serta tidak memiliki musuh.

Saat ini jenazah korban telah disemayamkan pihak keluarga di rumah keluarga korban Anderias Nalle.

Jenazah Korban direncanakan akan dimakamkan pada Senin, 14 Februari 2022 pukul 13.00 Wita.

Kepala Dusun di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Tersangkut di Pukat Ikan

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Lansia di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Dunia Usai Mabuk Miras

Nusantara

Dilatih Polres Rote Ndao Selama Dua Pekan, Puluhan Satpam Siap Bekerja

Nusantara

Polres Rote Ndao-Imigrasi Klas I Kupang Perkuat Sinergi Atasi People Smuggling

Nusantara

Masalah Ternak Domba, Warga Rote Ndao Tewas Ditebas dengan Parang

Nusantara

Menyeberang Lautan, Kapolres Rote Ndao Antar Bantuan Kapolda NTT ke Landu Leko dari Rumah ke Rumah

Nusantara

Dukung Semarak Pawai Paskah 2026, Polres Rote Ndao Beri Pengamanan Maksimal