Banjir, Seorang Kakek di Kupang Hanyut dan Belum Ditemukan

Imanuel Lodja - Rabu, 23 Februari 2022 13:00 WIB

digtara.com – Seorang kakek bernama Abraham Nofu (68), , hilang karena terbawa arus banjir saat menyebrangi Sungai Siumate, Kabupaten Kupang, Rabu (23/2/2022).

Kepala kantor pencarian dan pertolongan Kupang, Emi Frizer, SE MM melalui Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Saidar Rahmanjaya, SH MAP mengakui kalau sepanjang Rabu (23/2/2022) siang hingga malam, tim sudah melakukan pencarian.

Namun warga Desa Naitae, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang itu belum ditemukan.

Tim SAR Gabungan yang terlibat antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Kapolsek Fatuleu, Camat Fatuleu Barat, BPBD Kabupaten Kupang, Kepala Desa Naitae, Babinsa Fatuleu Barat, Bhabinkamtibmas Fatuleu Barat, keluarga korban dan masyarakat setempat.

Pencarian korban dilakukan di sekitar aliran sungai.Namun korban belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan dengan penyisiran di sekitar lokasi oleh Tim SAR gabungan.

Hingga pukul 19.00 Wita, hasil pencarian sementara masih nihil sehingga dihentikan sementara.Pencarian akan dilanjutkan Kamis (24/2/2022) pagi mulai pukul 06.30 Wita.

Banjir Karena Hujan Lebat

Hujan lebat mengguyur hampir seluruh wilayah NTT sejak Selasa (22/2/2022) petang hingga Rabu (23/2/2022) siang.

Curah hujan yang cukup deras dan terjadi terus menerus mengakibatkan banjir dan luapan air dimana-mana.

Di wilayah Kabupaten Kupang, terjadi banjir akibat sungai Siumate meluap dari jembatan karena tersumbatnya saluran jembatan/gorong-gorong.

Akibatnya rumah warga di RT 07/RW 04 Dusun 2 Desa Naitae, Kabupaten Kupang terendam banjir. sebanyak 14 kepala keluarga berdampak banjir.

Hal yang sama dialami warga di Desa Tuakau khususnya di RT 01/RW 01 Dusun 1. sebanyak 13 kepala keluarga terendam banjir bandang tersebut. Total ada 27 kepala keluarga dan 146 jiwa yang mengalami dampak banjir.

Ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini yakni seorang warga hilang terbawa banjir. Selain itu, rata-rata lahan pertanian dan perumahan warga terendam banjir dan belum surut hingga saat ini.Sesuai laporan warga bahwa ada 3 orang warga yang terbawa arus banjir , 2 orang selamat yakni Yohanis Pah (30) dan anaknya Mardi Pah (12) selamat.

Sedangkan 1 orang warga yang sampai saat ini belum ditemukan yakni Abraham Nofu, warga RT 11/RW 06 Dusun 3 Desa Naitael, Kabupaten Kupang

Tim BPBD Kabupaten Kupang dibawah komando sekretaris BPBD dan Kabid Kedaruratan dan Logistik serta 9 orang staf saat ini sedang di lokasi kejadian dengan membawa bantuan logistik untuk warga yang terdampakBPBD Kabupaten Kupang juga berkoordinasi dengan BASARNAS untuk membantu pencarian korban yang hilang.

Tim melaksanakan pencarian dan pertolongan terhadap korban dengan menggunakan satu unit Rescue D-max, satu unit Rescue Carry, 1 unit Rubber Boat, dilengkapi palsar air dan palsar pendukung lainnya menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR.

Tim Rescue tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan potensi SAR yang ada di LKK, dilanjutkan dengan pencarian korban di sekitar aliran sungai.

 

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Nusantara

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Nusantara

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Nusantara

Polisi Amankan Orangtua Balita yang Aniaya Anak hingga Meninggal Dunia

Nusantara

Terdakwa Penganiaya Transpuan di Kupang Divonis Berbeda

Nusantara

Polisi Terima Dua Laporan Terkait Kasus Pembunuhan Mahasiswa Undana di Oesapa