digtara.com – Praka Marinir Anumerta Wilson Anderson Here menjadi salah satu korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di pos militer Satgas Mupe Yonif Marinir-3 di Kabupaten Nduga, Papua pada Sabtu (26/3/2022) lalu.
Jenazah Wilson telah dimakamkan di halaman belakang rumah mereka, di Jalan Oekalipi, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (30/3/2022).
Upacara pemakaman dilakukan secara militer dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Nusa Tenggara Timur, Seperti Gubernur, Kapolda, Danlantamal, Danrem serta Danlanud.
Baca: Tiba di Kupang, Kapolda NTT Ikut Usung Peti Jenazah Praka Marinir Anumerta Wilson Anderson Here
Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat mengaku bangga karena Nusa Tenggara Timur memiliki seorang ksatria, yang rela berkorban demi negara dan kemanusiaan.
“Didalam kita berduka merasa sakit dan sesak tetapi kita juga harus bangga, bahwa anak kita, saudara kita, anak kita, kakak kita dan adik kita, memilih sebuah kehidupan untuk mempersembahkan kepada kemanusiaan,” katanya.
Menurut Viktor, tidak semua orang bisa seperti Wilson yang dalam hidupnya rela mempersembahkan dirinya untuk kepentingan negara dan banyak orang. Sehingga dia sebagai gubernur mengatasnamakan pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, menyatakan bangga terhadap Wilson.
“Tidak semua prajurit TNI mendapatkan tempat maupun kesempatan di dalam medan operasi.Tidak semua TNI dari daftar sampai mati pun tidak sempat masuk medan operasi, sehingga harus berbangga,” ungkapnya.
Sebelumnya, jenazah Wilson diterbangkan dari Timika ke Kupang menggunakan pesawat CN A-2302 TNI AU.
Tiba di Lanudal Kupang, jenazah Wilson langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Oekalipi, RT 16 RW 06 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa.
Pemulangan almarhum Praka Marinir Anumerta Wilson Anderson Here, akan didampingi dua personil yaitu Letda Marinir Adrianto Manongga dan Pratu Marinir Kornelis Yotam.
Rela Berkorban Demi Negara, Gubernur NTT Sebut Praka Anumerta Wilson Patut Diteladani