digtara.com – Penyaluran BLT Minyak goreng atau bantuan pangan non tunai (BPNT) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) PKH dan BNPT/ Kartu sembako tuai kritik dari warga di Padangsidimpuan, Minggu (17/4/2022). BLT Minyak Goreng Sidimpuan
Sebagaimana diketahui, bantuan sosial tersebut disalurkan kepada 9.529 KPM di dua pos (tempat) yakni kantor pos Padangsidimpuan dan melalui Bank BRI.
Pencairan untuk bulan Mei disalurkan Kantor Pos dengan besaran bantuan minyak goreng Rp.300 ribu dan bantuan pangan non tunai Rp.200 Ribu, tertotal Rp.500 Ribu.
Baca: Ingat Nih ASN Padangsidimpuan! Mobil Dinas Jangan Dipakai untuk Mudik
Sedangkan untuk bulan April, disalurkan melalui Bank BRI kepada 8.025 KPM dengan besarna Rp.200 Ribu.
Sebagaimana diposting Dinas Sosial Padangsidimpuan di Laman FB terkait pencairan tersebut, sejumlah warga mempertanyakan banyaknya warga yang tak masuk daftar padahal sudah didata. Seperti akun atas nama Jahrona Lubis.
“Aku sudah sering di data…tpi hsilnya zonk…padahal aku mengontrak…anakku ada 4 sekolah semua….dlm keadaanku begini susah…aku berharap tpi harapan selalu hampa…ornk yg masih muda…tidak punya anak selalu mendapat,” tulis Jahrona Lubis.
Baca: Duh! Korban Arisan Bodong Mak Rimbang di Padangsidimpuan Takut Lapor Polisi, Ini Alasannya
Sama halnya dengan yang diungkapkan, Lanny Diana, dirinya sudah dua tahun tak menerima.
“Saya juga udah 2 THN gk keluar bpnt,” keluhnya.
Sementara itu, Kadis Sosial Kota Padangsidimpuan Zufri Nasution ketika dikonfirmasi digtara.com terkait keluhan tersebut belum memberikan balasan.
BLT Minyak Goreng Rp.300 Ribu di Sidimpuan Tuai Kritikan Warga