Pria Asal TTU yang Coba Bunuh Diri di Bus Ternyata Potong Kemaluannya

Imanuel Lodja - Minggu, 22 Mei 2022 13:16 WIB

digtara.com – Pria yang coba bunuh diri di dalam bus Realita jurusan Kupang-Kefamenanu, Kabupaten TTU, Minggu (22/5/2022) siang, ternyata potong kemaluannya dan hantam batu ke kepalanya.

Pria itu bernama Dominggus Nesi (56), petani asal RT 005/RW 002, Desa Lanaus, kecamatan Insana Tengah, kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Upaya percobaan bunuh diri ini diketahui sopir dan kondektur bus saat bus sudah tiba di Jalan Timor Raya, Kilometer 59, Desa Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.

Dalam pemeriksaan polisi, korban ternyata mencoba bunuh diri dengan cara memotong kemaluannya sendiri.

Korban juga membenturkan kepala nya dengan batu saat turun dari bus.

“Korban sendiri yang telah melakukan percobaan bunuh diri di atas bus dengan cara menyayat kemaluannya serta memukul kepalanya sendiri menggunakan batu karang,” ujar Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto, SIK MH, Minggu (22/5/2022).

Sudah Dijemput Keluarga

Kapolres menyebutkan kalau pada Minggu (22/5/2022) malam, keluarga korban percobaan bunuh diri yang terjadi di atas bus di desa Oesusu kecamatan Takari telah datang ke Polsek Takari.

“Keluarga korban sudah datang dari Kabupaten TTU dan membuat pernyataan yang menerangkan bahwa keluarga menerima kejadian tersebut adalah musibah dan tidak akan menyalahkan ataupun menuntut pihak manapun juga,” tandas Kapolres Kupang.

Keluarga korban juga menerangkan bahwa korban mempunyai riwayat gangguan kejiwaan.

Surat pernyataan tersebut ditandatangani oleh keluarga korban serta sopir bus dan pihak Puskesmas Takari Kabupaten Kupang.

Setelah membuat surat pernyataan, keluarga membawa korban ke Kefamenanu Kabupaten TTU untuk dirawat oleh keluarganya.

Surat pernyataan tersebut dibuatkan oleh Yuvensiana Kolo (26), warga Desa Lanaus, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU, selaku anak kandung korban.

Akibat perbuatan diatas bus realita nomor polisi DH 7108 DA, korban mengalami luka robek di kelamin hingga keluar darah dan luka pada dahi karena batu.

Korban sempat ditangani tim medis di Puskesmas Takari.Dalam surar pernyataannya, Yuvensiana Kolo menyebutkan kalau korban mempunyai riwayat gangguan jiwa.

Surat ini ditanda tangani sejumlah saksi yakni sopir bus realita, Melkianus A Nait dan dua saksi lain Elias Aunan dan Adelberta Kolo.

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Nusantara

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Nusantara

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Nusantara

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Nusantara

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Nusantara

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo