Coba Seludupkan BBM Jenis Solar, Enam Pelaku Ditangkap Dit Polair Polda Sumut

- Senin, 19 September 2022 08:05 WIB

digtara.com – Tim Dit Polairud Polda Sumut mengungkap kasus penyeludupan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Perairan Pulau Poncan, Sibolga. Seludupkan BBM Solar

Dalam pengungkapan penyeludupan BBM Solar itu petugas mengamankan enam orang pelaku dari kapal yang membawa bahan bakar bersubsidi tersebut.

Adapun keenam pelaku yang diamankan itu bernama Tjeng Huat (61), Kusbianto (35), Anwar Junaedy Naibaho (34), Yoyon Adi Chandra (37), Asmaili (34), dan Sutrisno (39).

Baca: Polisi Gerebek Gudang Penimbunan BBM Solar Bersubsidi di Belu NTT

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, saat dikonfirmasi membenarkan ditangkapnya kapal yang membawa solar subsidi tanpa izin resmi dari pemerintah.

“Ada enam orang yang diamankan yakni, nakhoda serta ABK, saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan,” ucapnya kepada wartawan, Senin (19/9/2022).

Baca: Unjukrasa Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa di Binjai Tolak Minuman Pemberian Polisi

Berdasarkan informasi yang diperoleh, awalnya Kapal KM Cahaya Budi Makmur bersama 18 ABK pada 30 Juli 2022 berangkat dari Pelabuhan Nizam, Jakarta, berlayar menuju Sibolga membawa 16 ton Solar.

Kemudian pada 6 Agustus 2022 Kapal KM Cahaya Budi Makmur tiba di TPI Sibolga. Dua hari kemudian 8 Agustus 2022 kapal menuju Gudang Rustam mengisi BBM Solar sebanyak 30 ton.

Usai mengisi BBM Solar pada 9 Agustus 2022 kapal berlayar menuju ke Perairan Pantai Barat mengoper BBM Solar itu ke Kapal KM Cahaya Budi Express sebanyak 22 ton lalu kembali bersandar ke TPI Sibolga 15 Agustus 2022.

Selanjutnya, pada 20 Agustus 2022 Kapal KM Cahaya Budi Makmur bergeser Ke tangkahan PT ASS mengisi BBM Solar sebanyak 48 ton dari dua mobil tangki milik Pertamina.

Setelah mengisi Solar Kapal KM Cahaya Budi Makmur kembali bersandar TPI Sibolga.

Lalu, pada 4 September 2022 Kapal KM Cahaya Budi Makmur kembali ke Gudang Rustam mengisi BBM SolarSebanyak 30 ton dan berlayar ke Perairan Pantai Barat Sumatera.

Baca: Harga BBM Melambung, Ini Daftar Tarif Baru Angkot di Kota Kupang

Namun dalam perjalanannya Kapal KM Cahaya Budi Makmur mengalami kerusakan dan kembali ke TPI Sibolga.

Tepatnya pada 18 September 2022 Kapal KM Cahaya Budi Makmur yang membawa 60.000 liter Solar itu pun ditangkap Tim Dit Polair Polda Sumut karena tidak dilengkap izin resmi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Coba Seludupkan BBM Jenis Solar, Enam Pelaku Ditangkap Dit Polair Polda Sumut

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Polda Sumut Tingkatkan Patroli Saat Blackout Sumbagut, 365 Personel Disiagakan di Medan

Nusantara

Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Jadi Tersangka Kasus ITE, Diduga Cemarkan Nama Baik Ketua DPRD Sumut

Nusantara

Viral 4 Pria Todong Pistol Tukang Pangkas di Medan, 2 Oknum Polisi Dipatsus

Nusantara

Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi di Perairan Asahan

Nusantara

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Ramadan 1447 H, Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Nusantara

Judi Merajalela di Binjai, FPMSU Desak Kapolda Sumut Copot Kasat Reskrim Polres Binjai