Pria Asal Flores Timur-NTT Ikut Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Imanuel Lodja - Kamis, 06 Oktober 2022 09:16 WIB

digtara.com – Tragedi di stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur memakan ratusan korban. Kerusuhan pecah usai laga liga 1 BRI mempertemukan Arema kontra Persebaya Surabaya, dalam derbi Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. Pria Flores korban Kanjuruhan 

Tercatat 125 suporter Arema meninggal dunia akibat kejadian nahas itu.

Salah korban diketahui merupakan warga Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korban bernama Philip Kumanireng yang berumur 23 tahun.

Baca: Forkopimda Sumut Shalat Gaib dan Doa Bersama Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Almarhum merupakan anak dari Daniel Kumanireng, warga Desa Serenuho, Kecamatan Titehena.

Almahrum selama ini menetap bersama kedua orang tuanya di Malang, Jawa Timur, dan sering kembali ke kampung halaman ketika libur tiba.

Nonggi, salah satu mahasiswa Flores Timur yang berada di Malang membenarkan informasi itu.

Baca: Fraksi PKS: Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran bagi Kota Medan

Ia mengaku sempat melayat ke rumah korban di jalan Simpang Mega Mendung, Kelurahan Gadingasri, Kecamatan Klojen, Malang.

Nonggi yang dihubungi dari Kupang Kamis (6/10/2022) menjelaskan, korban selama ini tinggal di Malang.

Saat kejadian memang korban ikut menonton laga ‘panas’ tersebut.

“Kemarin saya ada ke rumahnya. Ke rumah duka jadi bapanya bilang mereka ada tiga orang pergi nonton. Dia (almahrum) pacarnya dan adik laki-lakinya,” katanya.

Saat kejadian, ketiganya masih dalam satu posisi.

Namun ketika adanya tembakan gas air mata, kekasih dari Philip ikut terkena gas air mata.

Baca: HOROR! 127 Orang Tewas Pacsa Pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya

Nonggi menambahkan, niatnya almarhrum ingin menolong calon tunangannya itu.

Karena banyaknya orang disekitar area tribun, akhirnya Philip ikut terjatuh lalu diinjak oleh suporter lainnya. Bahkan, adik laki-lakinya terpisah dari Philip.

Adiknya mengabarkan kepada keluarga, Philip dan kekasihnya sudah dilarikan ke rumah sakit akibat kejadian tersebut.

Nonggi menambahkan, kabar duka diterima keluaraga menyebut, Philip dan pacarnya sudah tidak lagi bernyawa. Keduanya meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan.

“Kalau adik laki-lakinya itu sampai sekarang matanya agak biru dan tangan sakit. Mereka dua calon pasangan ini yang meninggal,” tuturnya.

Masih menurut Nonggi, kedua korban telah dimakamkan pada Minggu (2/10) di Malang, Jawa Timur pukul 04.00 WIB.

Nonggi juga mengaku, saat kejadian dirinya berada di lokasi. Namun, ia terlebih dahulu keluar sebelum kerusuhan meluas.

Ia bercerita, dirinya keluar melewati pintu di tribun 13 bersama dengan penonton lainnya. Saat berada diluar stadion, ia sempat mendengar letusan besar.

Karena takut, Nonggi kemudian meninggalkan stadion Kanjuruhan dan bergegas kembali ke kosannya. Dua jam dari tempat kejadian, ia baru mendapat informasi tentang adanya korban meninggal dunia akibat kejadian nahas tersebut.

“Pada saat main baik. Tidak kaco-kaco. Habis main ada dua orang suporter lari ke dalam lapangan, mereka bermaksud karena rasa kecewa dengan tim karena kalah. Tapi polisi langsung hadang mereka jadi mereka itu kembali lagi. Terus mereka maju ulang, polisi sudah tidak bisa lagi akhirnya ada gas air mata itu,” ujarnya.

Nonggi juga memperoleh informasi, selain salah satu korban dari Flores Timur, ada juga korban lainnya yang berasal dari NTT, namun dia tidak tauh persis asal daerah dari korban lainnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Pria Asal Flores Timur-NTT Ikut Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Editor
: Arie

Tag:
NTT

Berita Terkait

Nusantara

Polda NTT Beri Penghargaan Pada Anggota Polres Belu Dan Pegawai Bea Cukai

Nusantara

Ungkap Penyelundupan Rokok Ilegal Jaringan Internasional, Tim Gabungan Amankan Tiga WNA

Nusantara

Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Nusantara

Satu Anggota Polres Sabu Raijua Dipecat

Nusantara

Kapolda NTT Ajak Wartawan dan Masyarakat Promosikan Destinasi Wisata Lokal di NTT

Nusantara

Polisi-BBKSDA NTT Temukan Perangkap Komodo di Manggarai Timur Saat Patroli Terpadu