11 Anak dari 2 Desa di Kabupaten TTS Terinfeksi Rabies

Imanuel Lodja - Rabu, 31 Mei 2023 00:05 WIB

digtara.com – Sebanyak sebelas orang anak masing-masing berusia tiga tahun, empat tahun, lima tahun dan tujuh tahun di NTT yang dilaporkan tergigit anjing terinfeksi rabies.

Sebelas anak tersebut berasal dari Desa Fenun 10 orang anak dan Desa Fatulunu satu orang anak.

kedua desa tersebut berada di Kecamatan Amanatun Selatan, Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.

Baca: Rabies Merajalela, Belasan Warga di Kabupaten TTS Jadi Korban Gigitan Anjing

Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Pieter Tahun menjelaskan, data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten TTS menyebutkan terdapat penambahan jumlah warga yang terdeteksi atau suspect rabies dari 20 orang menjadi 22 orang dengan satu kematian.

Dari 22 kasus tersebut, dilihat golongan umur maka ada 11 orang diantaranya adalah anak-anak.

“10 anak dari Desa Fenun dan 1 anak dari Desa Fatulunu,” ujarnya.

Dia merinci untuk usia tiga tahun 5 orang, empat tahun 2 orang, usia lima tahun 2 orang dan usia tujuh tahun 2 orang sehingga total ada 11 anak.

Epi mengatakan dari kelompok umur terdeteksi juga ada enam orang yang tergolong lansia mulai dari umur 50 sampai 73 tahun.

Dia menyebutkan 22 warga tersebut adalah 20 orang warga Desa Fenun dan 2 orang warga Desa Fatulunu Kecamatan Amanatun Selatan dengan angka kematian satu orang yakni AB (45) warga Desa Fenun.

Menurut Epi dari laporan yang diterimanya 21 warga yang suspect rabies tersebut saat ini semuanya menjalani rawat jalan dan terus mendapat pemantauan dari petugas kesehatan di yang ditempatkan di Desa Fenun.

“(Semua) rawat jalan dan dipantau kondisinya oleh petugas kesehatan,” kata Epi.

Kadis Kesehatan TTS, Dokter Karolina Tahun mengatakan ada penambahan dua kasus rabies di TTS yang sebelumnya dilaporkan 20 menjadi 22.

“Total saat ini sudah 22 kasus, dengan 1 kematian sedangkan 21 kasus yang menjalani rawat jalan dalam kondisi baik. Kita pantau terus kondisi mereka,” kata Ria.

Disampaikan Karolina petugas lapangan masih terus mengumpulkan data di lapangan sehingga kemungkinan ada penambahan yang suspect rabies.

“Dari beberapa kecamatan seperti Nunkolo, Kolbano juga ada laporannya tentang warga yang digigit anjing tapi masih di cek jumlahnya,” kata Karolina.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

11 Anak dari 2 Desa di Kabupaten TTS Terinfeksi Rabies

Editor
: Arie

Tag:
TTS

Berita Terkait

Nusantara

Suami di TTS-NTT Siram Istri Dengam Air Panas Karena Tidak Diberi Uang

Nusantara

Mangkir Dari Panggilan, Oknum Anggota Polres TTU Dijemput Penyidik Polres TTS

Nusantara

Polwan Polres TTS Tebar Kebaikan Bagi Siswa di Pedalaman

Nusantara

Tujuh Anggota Polres TTS Berprestasi Diberikan Penghargaan

Nusantara

Kapolres TTS Salurkan Bantuan Alat Tulis Kapolda NTT Hingga ke Pelosok

Nusantara

Sebarkan Berita Hoax Soal Polri, Pria di TTS-NTT Diamankan Polisi dan Minta Maaf