Darurat TPPO, Kapolres dan Perwira Polres Sumba Timur Turun ke Jalan Beri Himbauan dan Sebar Pamflet

Imanuel Lodja - Selasa, 06 Juni 2023 13:44 WIB

digtara.com – Sebanyak 410 orang Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) asal NTT meninggal dunia dalam kurun waktu 2018 sampai dengan 2022.

Menindaklanjuti hal itu, Kapolres Sumba Timur AKBP Fajar Widyadharma L. S, SIK menerbitkan surat imbauan kepada seluruh masyarakat Sumba Timur yang disebar ke seluruh wilayah hukumnya.

Selain surat imbauan yang di sebar, AKBP Fajar juga membagikan imbauan berupa pamflet di Traffic Light Payeti, Selasa (6/06/2023).

“NTT jadi daerah yang cukup tinggi penyumbang TKI melalui jalur Ilegal bahkan sesuai data bahkan ada yang pulang tinggal nama atau meninggal dunia,” ujar AKBP Fajar.

Pembagian Pamflet tidak hanya terpusat di dalam kota Waingapu saja, akan tetapi juga dibagikan secara serentak di Polsek – Polsek yang ada di Kabupaten Sumba Timur.

Poin penting imbauan Kapolres Sumba Timur yakni tidak mudah terpengaruh dengan pelaku perekrut Tenaga Kerja Indonesia (TKI)/Pekerja Imigran Indonesia (PMI) dengan iming-iming gaji tinggi/besar, tetapi carilah pekerjaan melalui jalur yang legal.

Meningkatkan kesadaran tentang bahaya dan dampak Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Edukasikan diri anda dan orang disekitar anda tentang tanda-tanda Tidak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan laporkan setiap kasus yang mencurigakan,” ujarnya.

Selain itu bersikap peduli terhadap perjuangan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan bantu mereka mendapat perlindungan dan pemulihan yang pantas.

Diingatkan bahwa perdagangan orang melibatkan eksploitasi perempuan dan anak-anak dengan menggunakan kekerasan, penipuan atau paksaan dengan iming-iming yang menggiurkan.

Disisi lain, TPPO adalah tindak kejahatan yang serius dan melanggar Hak Asasi Manusia. “jika memiliki informasi atau mencurigai adanya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) disarankan untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang yaitu Polres Sumba Timur atau melalui nomor Whatsapp 087751282004 agar segera ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.

Pada Minggu (4/6/2023) juga sudah dilakukan sosialisasi dan imbauan di sejumlah gereja yang ada di wilayah hukum Polres Sumba Timur.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Darurat TPPO, Kapolres dan Perwira Polres Sumba Timur Turun ke Jalan Beri Himbauan dan Sebar Pamflet

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Belasan Korban TPPO Ditampung Sementara di Kantor Truk-F Sikka

Nusantara

Remaja Asal NTT Jadi Korban TPPO di Medan, Lima Bulan Bekerja Tanpa Upah dan Alami Kekerasan

Nusantara

Direkrut Pasutri, Tujuh Warga Korban TPPO di Flores Timur Diamankan Polisi

Nusantara

Berkas Perkara Penyelundupan Manusia P21, Tersangka WNA Bangladesh Dilimpahkan ke Kejaksaan

Nusantara

Polresta Kupang Kota-Imigrasi TPI Kupang Bahas Masalah TPPO dan Imigran Gelap

Nusantara

Tangani Sembilan Laporan Kasus Penyelundupan Manusia, Polres Rote Ndao Proses 39 Tersangka